Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Konsumsi Suplemen Minyak Ikan Saat Hamil Bisa Kurangi Alergi

Sabtu 03 Mar 2018 13:06 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Esthi Maharani

Minyak ikan

Minyak ikan

Foto: pixabay
Satu dari 20 anak di Inggris dipengaruhi oleh alergi makanan

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Peneliti menyarankan ibu hamil mengkonsumsi kapsul minyak ikan setiap hari selama kehamilan dan beberapa bulan pertama saat menyusui karena dapat mengurangi risiko alergi makanan bagi bayi. Menurut analisa besaruji coba sebelumnya oleh Imperial College London, konsumsi kapsul minyak ikan menyebabkan penurunan risiko alergi telur sebesar 30 persen pada anak usia satu tahun.

 

Minyak ikan mengandung sejenis lemak khusus yang disebut omega-3 dan memiliki efek anti inflamasi positif. Para ahli mengatakan percobaan lebih besar diperlukan untuk anak-anak dalam jangka waktu lama.

 

 

Satu dari 20 anak di Inggris dipengaruhi oleh alergi makanan seperti kacang-kacangan, telur, susu, atau gandum. Alergi ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang tidak berfungsi dan bereaksi berlebihan terhadap makanan yang ini. Anak-anak mengalami gejala seperti ruam, pembengkakan,muntah, dan kesulitan bernafas.

 

"Penelitian kami menyarankan (mengonsumsi) suplemen probiotik dan minyak ikan dapat mengurangi risiko anak mengembangkan kondisi alergi dan temuan ini perlu dipertimbangkan untuk wanita hamil," kata penulis utama penelitian tersebut dari Departemen Kedokteran di Imperial College London, seperti yang dikutip dari BBC, Sabtu (3/3).

 

Suplemen probiotik ini mengandung asam lemak omega-3 yang juga ada pada ikan berminyak. Saran saat ini adalah wanita hamil harus makan tidak lebih dari dua porsi ikan berminyak per pekan. Karena kadar merkuri pada beberapa ikan, hindari konsumsi ikan hiu, ikan todak, atau ikan marlin.

 

Selain itu, para peneliti melihat 19 percobaan suplemen minyak ikan yang dikonsumsi selama kehamilan yang melibatkan 15 ribu orang. Mereka menemukan pengurangan risiko alergi disamakan dengan 31 lebih sedikit kasus alergi telur per seribu anak-anak.

 

Mereka juga melihat dampak suplemen probiotik yang dikonsumsi selama kehamilan dan menemukan 22 persen pengurangan risiko eksim yang berkembang pada anak-anak sampai usia tiga tahun. Tapi mereka tidak menemukan bukti bahwa menghindari makanan seperti kacang-kacangan, susu, dan telur selama kehamilan membuat perbedaan pada risiko alergi anak.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA