Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Siap-Siap, Festival Pesona Tambora Digelar April

Kamis 22 Feb 2018 14:21 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Gunung Tambora

Gunung Tambora

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Festival dimulai 1 April hingga acara puncak pada 11 April.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Kementerian Pariwisata bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meluncurkan Festival Pesona Tambora yang akan dilaksanakan pada April 2018. Deputi Pengembangan dan Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gede Pitana mengatakan Festival Pesona Tambora 2018 masuk dalam kalender pariwisata nasional di Kementerian Pariwisata.

Kemenpar mengalokasikan anggaran untuk kegiatan ini sebesar Rp 1,5 miliar. Dari jumlah ini Rp 900 juta untuk promosi dan pelaksanaan Rp 600 juta. Di NTB ada empat yang menjadi kalender tetap event pariwisata Indonesia oleh Kemenpar, di antaranya Festival Bau Nyale, Festival Tambora, Festival Budaya Lombok - Sumbawa dan Festival Moyo.

Pelaksanaan Festival Tambora 2018 masuk tahun ke empat, setelah dilaksanakan pertama kali tahun 2015 bertepatan dengan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora pada 1815. Kegiatan pertama ini dihadiri langsung Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi.

photo
Gunung Tambora

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal menyatakan Festival Tambora menjadi salah satu kegiatan Wonderful Indonesia yang mendapat dukungan Kemenpar.

"Persiapan sudah dilakukan lima kabupaten/kota di Pulau Sumbawa yang nantinya dilibatkan untuk menyukseskan kegiatan tersebut," ucapnya.

Kata Faozal, ada delapan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam mendukung Festival Tambora 2018. Kegiatan itu dilaksanakan di lima kabupaten/kota yang berada di Pulau Sumbawa.

"Dimulai dari Festival Mantar di Sumbawa Barat, Tambora Challenge lari 320 kilometer dengan mengambil start dari Sumbawa Barat dan finish di Doro Canga, Kabupaten Dompu. Surfing di Pantai Lakey, kegiatan kebudayaan di Pekat Tambora, Sangiang di Kabupaten Bima," kata Faozal.

Delapan kegiatan ini, kata Faozal, dimulai 1 April hingga acara puncak pada 11 April 2018. Yang menjadi ikon tetap Gunung Tambora yang memiliki sejarah panjang dan dikenal dengan letusannya pada tahun 1815.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA