Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Digelar di Sejumlah Pantai, Malang akan Rayakan Ultah

Sabtu 07 Oct 2017 16:57 WIB

Red: Gita Amanda

Sejumlah wisatawan bermain air di kawasan Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/10).

Sejumlah wisatawan bermain air di kawasan Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/10).

Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Kabupaten Malang, Jawa Timur, akan memanfaatkan momen hari jadinya untuk mempromosikan potensi wisata secara maksimal. Perayaan Hari Ulang Tahun ke-1257 yang dirayakan 4 - 17 November 2017, akan menggelar banyak event. Dan konsentrasinya, akan dipusatkan di sejumlah pantai yang ada di sepanjang kawasan laut selatan, Malang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara mengatakan, rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Malang yang dipusatkan di sejumlah pantai itu bertujuan untuk mengangkat keindahan dan eksotisme pantai yang ada di wilayah itu.
 
"Kami ingin tahun ini konsepnya berbeda. Konsepnya tidak dimiliki daerah lain. Pilihannya ya mengeksplorasi potensi dan keindahan pantai-pantai yang ada di Kabupaten Malang. Ini juga beriringan dengan visi dan misi tiga pilar Kabupaten Malang," ujar Made Arya, Jumat (6/10).
 
Acara tersebut akan dikemas dengan kirab budaya, layang-layang, kano, paralayang, balap sepeda, rally jeep, marathon beach running 10 kilometer, tari bapang, dan jet ski. Dan semuanya, bisa disaksikan di Pantai Ungapan, Nganteb, Balekambang, dan Bajul Mati. Dengan mengusung tajuk "Malang Beach Festival", peserta festival akan dimanjakan dengan ombak pantai. Mereka juga bisa memanfaatkan spot foto di sepanjang pantai Jalur Lintas Selatan (JLS). 
 
Selain mengenalkan beragam pantai yang ada di Kabupaten Malang, konsep HUT yang dipusatkan di pantai itu juga bisa memberikan hiburan bagi masyarakat sekitar dan wisatawan, baik domestik  maupun mancanegara. Eventnya bahkan diyakini mampu mendongkrak perekonomian warga di sekitar pantai.
 
"Kami juga ingin mengingatkan bahwa yang memiliki sejuta pantai di Jatim hanya Kabupaten Malang. Bisa saja gelaran Malang Beach Festival sebagai rangkaian HUT Kabuapten Malang ini tidak hanya satu bulan, tetapi dua bulan dan digelar berturut-turut setiap hari Sabtu dan Ahad," ujar Made Arya. 
 
Sementara itu, Bupati Malang Rendra Kresna mengemukakan, setiap rangkaian kegiatan hari jadi disinergikan dengan program prioritas strategis Kabupaten Malang, yakni mengentaskan kemiskinan, melestarikan lingkungan hidup, dan meningkatkan potensi pariwisata.
 
Menurut Rendra, sektor pariwisata akan berdampak pada pengentasan kemiskinan sekaligus meningkatkan upaya dalam melestarikan lingkungan. Harapannya, even Malang Beach Festival ini mampu mendongkrak potensi pariwisata Kabupaten Malang, khususnya wisata pantai yang selama ini masih menjadi primadona pariwisata daerah itu.
 
"Hampir seluruh pantai yang ada di wilayah Kabupaten Malang memiliki kekhasan, namun tidak meninggalkan kesan eksotis. Sejumlah pantai yang saat ini mulai dikenal luas, di antaranya adalah Bajul Mati, Ngantep, Pantai Bengkung, Ungapan dan masih banyak lagi, selain Pantai Balekambang dan Sendangbiru yang sudah lebih dulu dikenal luas," kata Rendra. 
 
Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya mengaku senang dengan rencana Bupati Malang yang menyiapkan konsep berbeda untuk HUT Kabupaten Malang. Pelaksanaan perayaan HUT dengan tema Malang Beach Festival ini mengakomodir potensi-potensi destinasi wisata di Kabupaten Malang. 
 
"Saya senang karena Malang Beach Festival ini cukup mengakomodir potensi-potensi wisata di Malang dan lebih menggali lagi kekhasan daerah Malang dan lainnya. Ke depan untuk akomodasi kegiatan pengunjung ke Malang ini bisa ditambah jumlahnya dan perlu ditingkatkan lagi kualitasnya menjadi kelas dunia," ujar Menpar Arief Yahya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA