Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Ini Rahasia Lagu Baby Shark

Jumat 08 Sep 2017 15:02 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Esthi Maharani

Baby Shark Challenge

Baby Shark Challenge

Foto: youtube

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Lagu Baby Shark menjadi fenomena baru di jagat internet. Dalam sebulan terakhir, sudah tak terhitung berapa orang yang terkena demam Baby Shark dan mengunggah video-video yang berisi aksi joget mereka dengan tagar #BabySharkChallenge

Lantas apa rahasia lagu yang hanya berdurasi dua menit dengan lirik sederhana itu sehingga mampu menarik perhatian dunia?

Republika.co.id berhasil mewawancari salah satu tim pembuat konten lagu Baby Shark, yakni PR Director Smartstudy Jamie Oh. Menurut Jamie, mereka mengadapsi pola itu dalam membuat lagu Baby Shark. Mereka sengaja menggunakan sedikit kata dan melodi sederhana lalu diulang-ulang. Gerak tarinya juga selalu berulang. 

"Jadi tiap kali kami membuat lagu, catchy, menarik, mudah diingat adalah hal yang utama. Salah satunya dengan diisi dengan lagu K-Pop yang selalu mudah disukai dan diingat," ucapnya di Jakarta.

Timnya memilih semua jenis hewan yang paling disukai anak-anak. Lalu menulis lagunya, membuat tarian, dan juga merancang grafis video.

"Dalam membuat karakternya, berwarna cerah, karakter yang disukai anak-anak. Kami selalu menonton konten anak-anak, sudah tugas kami untuk tahu apa yang anak-anak nonton dan berpikir seperti mereka," ucapnya.

Kemudian tim kreator kemudian membuat versi bahasa negara lain. Selain Inggris sebagai versi original, ada juga Baby Shark versi bahasa Korea, China, Jepang, dan Spanyol.

Bahkan, ke depan tim akan meluncurkan Baby Shark dalam bahasa Indonesia. Jamie menggandeng seorang aktor vokal asal Indonesia yang tak ia sebutkan namanya.

"Aku baru saja merekam Baby Shark bahasa Indonesia. Kami merekamnya menjadi Bayi Hiu, Mama Hiu, Ayah Hiu, Nenek Hiu, Kakek Hiu dalam bahasa Indonesia," tambahnya.

Ide awal merekam Baby Shark dalam bahasa Indonesia bermula dari tawaran seorang produser program musik salah satu stasiun televisi swasta Indonesia.

"Kami juga sedang mencari partner lokal untuk kerja sama dan beriklan di sini. Sekarang lagi mencari untuk promo di mal-mal atau menggelar konser atau pop up store. Kami sudah punya musikal Pinkfong di Korea dan kami sedang mencari bantuan kolega untuk melakukannya di sini," ujar Jamie.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA