Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

RSI Sultan Agung Semarang Diminta Berperan Aktif Turunkan AKI

Senin 08 May 2017 17:11 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Yusuf Assidiq

Forum silaturahim Kecamatan Genuk.

Forum silaturahim Kecamatan Genuk.

Foto: Dokumen

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang, Jawa Tengah, diminta berpartisipasi aktif mendukung pemerintah dalam mengendalikan angka kematian ibu (AKI) di wilayah Kecamatan Genuk dan Kota Semarang, dalam cakupan yang lebih luas.

Meski merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang masih menjadi salah satu daerah penyumbang angka kematian ibu di Jawa Tengah. Hal ini terungkap dalam forum silaturahim tokoh masyarakat dan alim ulama se-Kecamatan Genuk.

Dalam forum ini, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Kota Semarang, Hj Nawangsih mengatakan, persoalan angka kematian ibu masih menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Salah satunya yang terjadi di Kota Semarang.

Oleh karena itu ia meminta RSI Sultan Agung untuk ikut memperhatikan angka kematian ibu, setidaknya untuk wilayah Genuk dan sekitarnya. Sehingga RSI Sultan Agung bisa berperan dalam mendukung upaya pemerintah dalam menekan kasus ini.

“Kami harapkan RSI Sultan Agung mampu melakukan langkah-langkah konkrit dalam mengimplementasikan program pemerintah tentang penurunan angka kematian ibu ini,” ujarnya.

Hal lain yang mengemuka dalam forum silaturahim ini berupa peran serta RSI Sultan Agung dalam penanganan penyakit Demam Berdarah (DB), seperti disampaikan oleh Camat Genuk, Sumarjo SH.

Menurutnya, RSI Sultan Agung juga diharapkan untuk aktif mengatasi tingginya kasus DB yang masih tinggi di kecamatan ini. Sebab angka kasus DB di Kecamatan Genuk ini masih menduduki peringkat tertinggi di Kota Semarang.

Data Dinas Kesehatan Kota Semarang menyebutkan, dari jumlah kasus DB di Kota Semarang pada 2016 lalu, sebanyak 30 persennya disumbang oleh Kecamatan Genuk. Di Kota Semarang ada 16 kecamatan. 

“Genuk adalah salah satu kecamatan yang tertinggi di kota Semarang yang warganya terjangkit DB. Maka kami berharap RSI Sultan Agung ikut aktif mengadakan posyandu dan serangkaian program untuk memberantas penyebab penyakit ini,” jelasnya.

Menanggapi beberapa saran itu, Dirut RSI Sultan Agung, dr H Masyhudi menyampaikan RSI Sultan Agung selama ini juga sudah banyak terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat di tengah-tengah warga Genuk.

Seperti posyandu binaan, Corporate Social Responsibility (CSR) di beberapa wilayah dan  kegiatan lainnya untuk mendukung upaya pemenuhan kesehatan masyarakat di wilayah Genuk

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA