Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Kebiasaan Makan Siang yang Bisa Mengganggu

Kamis 02 Mar 2017 13:38 WIB

Red: Esthi Maharani

Makan siang di meja kerja

Makan siang di meja kerja

Foto: gamingangels.com

REPUBLIKA.CO.ID, Saat bekerja tentu kita akan bertemu banyak rekan kerja setiap hari. Melakukan banyak hal bersama termasuk makan siang. Ternyata menurut CV-Library sebuah situs kerja daring, kebiasaan makan siang seseorang sangat mengganggu bagi rekan kerjanya. Survey dilakukan pada 1000 pekerja.

Dilansir The Independent berikut beberapa kebiasaan makan siang paling menjengkelkan di kantor-kantor di seluruh negeri.

Pada daftar teratas adalah konsumsi alkohol saat makan siang. Sebanyak 39 persen karyawan merasa terganggu dengan kebiasaan konsumsi alkohol rekannya pada makan siang.

Awal bulan ini, Lloyd of London, pasar asuransi, bahkan mengeluarkan larangan karyawannya minum alkohol selama hari kerja. Itu memicu frustrasi di kalangan para pekerja yang sering mengandalkan kontak tatap muka dan menjalin relasi di pub atau bar untuk melakukan pekerjaan mereka dan memenangkan bisnis.

Tempat kedua diduduki orang-orang yang makan makanan berbau. Sekitar 36,8 persen karyawan merasa terganggu akan hal itu. Sementara 32,2 persen mengaku jengkel dengan mereka yang membuat berantakan dapur.

Sebanyak 28,2 persen terganggu dengan mereka yang makan makanan terlalu tidak sehat, 25,4 persen pada mereka yang tidak mengambil istirahat makan siang sama sekali dan 22 persen pada mereka yang mengambil terlalu lama istirahat makan siang.

Pendiri dan Direktur CV-Library, Lee Biggins, mengatakan meskipun bagaimana memilih untuk menghabiskan waktu makan siang merupakan pilihan pribadi setiap orang. Tapi jangan lupa memperhatikan sekitar.

"Kita menghabiskan banyak waktu kita di tempat kerja, dan jika kebiasaan makan siang kita mengalami dampak negatif pada rekan-rekan, sudah waktunya memikirkan kembali pilihan kita," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA