Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Pemkab Garut Turut Kembangkan Wisata Vulkanik

Rabu 11 Jan 2017 16:02 WIB

Red: Hazliansyah

Kawah Gunung Papandayan

Kawah Gunung Papandayan

Foto: ANTARA

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, akan mengembangkan objek wisata vulkanik di Talaga Bodas dan Papandayan. Destinasi ini dianggap memiliki daya tarik tersendiri dibandung daerah lain.

"Kita akan dorong pembangunan wisata vulkanik di Talaga Bodas dan Papandayan," kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Rabu.

Ia menuturkan, objek wisata vulkanik Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan dan Talaga Bodas di Kecamatan Pangatikan itu memiliki potensi wisata yang menarik dikunjungi.

Hanya saja menurut Rudy, upaya pembangunan wisata tersebut tidak pada kawasan wisata. Karena akan berbenturan dengan kewenangan wilayah. Gunung Papandayan dan Talaga Bodas itu, kata dia, kewenangan sepenuhnya bukan Pemerintah Kabupaten Garut, tetapi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Papandayan sama Talaga Bodas itu kewenangannya BKSDA, upaya kita Pemkab Garut seperti memperbaiki jalan," katanya.

Ia menambahkan, upaya Pemkab Garut dalam mendorong wisata tersebut selain memperbaiki jalan, juga mempromosikan wisata agar dapat diketahui oleh masyarakat banyak dan mau berwisata ke Garut.

Sedangkan pembangunan fasilitas di kawasan wisata, kata dia, dibangun oleh pihak swasta yang mau bekerjasama dalam pengembanwan wisata tersebut.

"Seperti membangun fasilitas itu bisa sama swasta, kita lakukan promosi," katanya.

Kawasan wisata vulkanik Gunung Papandayan berada di jalur menuju selatan Garut sedangkan Talaga Bodas di jalur utara Garut yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Objek wisata itu menyuguhkan keindahan alam bekas letusan gunung dan kawah di Gunung Papandayan, sedangkan di Talaga Bodas terdapat danau kawah.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA