Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Studi: Hamil di Usia Tua Membuat Panjang Umur

Selasa 29 Nov 2016 16:03 WIB

Rep: Gita Amanda/ Red: Winda Destiana Putri

Ibu hamil

Ibu hamil

Foto: pixabay

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dahulu menunda kehamilan kerap dikaitkan dengan beragam risiko komplikasi. Namun dalam sebuah studi terbaru kepada lebih dari 28 ribu wanita, menemukan bahwa menunda kehamilan atau hamil di usia tua justru terkait dengan hidup lebih lama.

Peneliti pos doktoral di University of California San Diego School of Medicine, Aladdin Shadyab, melakukan penelitian pada hampir 28 ribu wanita pascamenopause di Amerika Serikat. Hasilnya sekitar setengahnya bertahan mencapai usia 90 tahun.

Ternyata para wanita yang bertahan hingga usia tersebut menurut Shadyab, memiliki anak pertama mereka di usia yang sedikit lebih tua dari wanita kebanyakan. Dibandingkan dengan perempuan yang melahirkan anak di usia 25 tahun ke bawah, wanita yang melahirkan di atas usia 25 tahun 11 persen lebih berpeluang hidup hingga 90 tahun.

"Sebelumnya studi melihat beberapa peristiwa reproduksi dan hubungannya dengan kematian, tapi tidak dengan umur panjang. Studi kami yang pertama melihat usia saat melahirkan anak pertama kaitannya dengan kelangsungan hidup," ujarnya.

Shadyab dan timnya memaparkan sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi umur panjang atau pilihan reprodusi termasuk usia ibu, ras, pendidikan, pendapatan, status perkawinan, BMI, merokok, konsumsi alkohol dan penggunaan kontrasepsi. Tapi meski dengan beberapa penyesuaian, hubungan antara usia lebih tua saat melahirkan anak pertama dan umur panjang tetap signifikan. Selaintiu ibu dengan anak lebih dari dua juga cenderung hidup lebih lama.

Studi menyatakan beberapa alasan potensial. Pertama mungkin perempuan yang memiliki dua sampai empat anak umumnya lebih sehat secara keseluruhan daripada wanita yang memiliki satu anak. Kedua ada kemungkinan faktor sosial seperti pendapata dan pendidikan mungkin penanda untuk akses perempuan pada layanan kesehatan.

Mereka yang menunda kehamilan umumnya lebih mengutamakan karir. Karir berkaitan dengan akses kesehatan lebih yang dimilikinya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA