Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

4 Disiplin Sukses Keuangan

Selasa 01 Nov 2016 11:10 WIB

Red: Indira Rezkisari

Mengelola keuangan

Mengelola keuangan

Foto: pixabay

REPUBLIKA.CO.ID, Jika kita memberi (giving), maka tantangannya adalah seiklas mungkin, semakin tinggi iklas kita semakin baik.  Namun ketika kita melakukan sebuah aktivitas bisnis, maka harus se-DISIPLIN mungkin. Disiplin inilah yang menjadi roh dari bisnis, tanpa itu bisnis akan jalan di tempat atau bahkan mengalami kematian.

Dalam aspek Money Management, ada 4 disiplin yang jika kita konsisten melakukannya, maka tidak saja bisnis atau usaha kita yang akan berkembang, tetapi diri kita pun akan mengalami pertumbuhan mental yang signifikan. Berikut 4 disiplin keuangan agar Anda sukses dalam menjalankan sebuah aktivitas bisnis.

Sedekah minimal 10 persen dari penghasilan

Artinya 10 persen minimal, berarti bisa berapa pun yang akan Anda berikan. Kenapa harus 10 persen minimal? Di sinilah letak seni pengaturannya. Pada dasarnya kita sangat sayang dengan apa yang sudah kita capai hari ini, apakah dengan penghasilan yang lumayan, banyaknya harta di rumah dan seterusnya.

Tetapi ketika Anda bisa menyisihkan uang 10 persen untuk sedekah, sebenarnya saat itu Anda sudah kaya atau sejahtera. Jangan menunggu sejahtera atau kaya baru bersedekah, tetapi bersedekahlah maka Anda akan menjadi kaya/sejahtera.

Banyak dari kita hari ini mungkin kesulitan uang, utang dimana-mana, tetapi yakinlah ketika Anda bisa bersedekah, maka saat itu sebenarnya  Anda lagi di posisi tangan di atas. Jika ini Anda jadikan sebuah sistem nilai dalam keluarga Anda, dan mulai mengajarkan disiplin keuangan nomor satu ini kepada anak atau saudara Anda, secara tidak langsung Anda sudah memiliki abundance mentality atau mentalitas keberlimpahan.

Sesakit-sakitnya Anda hidup hari ini, jika punya mentalitas keberlimpahan, Insya Allah tidak akan terjebak pada putaran masalah.  Anda akan selalu melihat lebih besar solusi ketimbang masalah. Bukan wahai Tuhan, masalah aku sangat besar, tetapi katakanlah “Wahai masalah, Tuhanku Maha Besar”.

Ketika Anda terjebak utang, tentu ada rasa rendah diri kepada orang yang Anda utangi, apalagi itu tetangga sebelah rumah Anda. Otomatis orang-orang yang berutang tadi, tidak bisa dengan leluasa untuk mencari solusi, karena sepertinya pintu-pintu tersebut seakan tertutup, padahal jika Anda punya mental keberlimpahan, maka Anda tetap dengan kepala tegak untuk silaturahim ke tetangga Anda.

Hal hasil dengan adanya silaturahim tadi, bisa jadi Allah SWT akan memberikan solusi dari tempat yang tidak kita sangka-sangka. Dengan bersedekah minimal 10 persen dari penghasilan dan Anda langsung memberikannya kepada orang yang membutuhkannya, maka saat itu juga Anda jadi orang yang sangat-sangat kaya.

Rasakan sensasi awalannya, lalu jadikan ini sebagai barbel kehidupan sehingga sedekah menjadi sebuah kebiasaan yang tentunya masalah riba, cara berbisnis yang dilarang Tuhan, harus Anda tinggalkan. Yang namanya barbel, akan membuat otot-otot keuangan Anda bisa kuat menghadapi masalah keuangan dalam bentuk apapun, karena Anda sudah tahu akan kemana dan harus Anda jadikan apa aset Anda hari ini.

Kolom ini diasuh oleh WealthFlow 19 Technology Inc.,Motivation, Financial & Business Advisory (Lembaga Motivasi dan Perencana Keuangan Independen berbasis Sosial-Spiritual Komunitas). Pertanyaan kirim ke email : uang@rol.republika.co.id  SMS 0815 1999 4916.

twitter.com/h4r1soulputra
www.p3kcheckup.com

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA