Selasa, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

Selasa, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

'Mempawah Mangrove Park' Siap Jadi Destinasi di Pontianak

Rabu 24 Agu 2016 02:16 WIB

Red: Hazliansyah

 Petugas merawat benih tanaman bakau di hutan bakau (mangrove) Angke Kapuk, Jakarta Utara.

Petugas merawat benih tanaman bakau di hutan bakau (mangrove) Angke Kapuk, Jakarta Utara.

Foto: dok. Republika

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen menata daerah itu menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Kalimantan Barat dan menjadi daerah industri.

"Harus kita sadari bersama bahwa Mempawah sebenarnya memiliki banyak potensi wisata. Salah satunya adalah 'Mempawah Mangrove Park' yang kita resmikan hari ini," kata Wakil Bupati Mempawah Gusti Ramlan, di Mempawah, Selasa.

Untuk mendukung program pariwisata di Mempawah, pihaknya saat ini juga terus berbenah menata tampilan kota agar menjadi lebih menarik. Salah satunya adalah pembangunan tangga 1.000 yang akan dibangun di dekat pintu gerbang masuk Mempawah.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penataan kembali beberapa kawasan wisata yang sudah ada seperti wisata religi makam Opu Daeng Manambon, Ancol Mempawah, serta beberapa lokasi wisata lainnya.

"Untuk mewujudkan hal itu, kita tentu tidak bisa sendiri. Perlu kerja sama dari semua lapisan masyarakat dan 'stakeholder' pemerintahan lainnya," tuturnya.

Terkait keterlibatan Bank Indonesia dalam penataan Mempawah Mangrove Park, mewakili Pemkab Mempawah, Gusti menyampaikan ucapan terima kasihnya.

"Dengan keterlibatan BI tentu menjadi pemecut semangat bagi kita untuk menjadikan MMP ini sebagai salah satu tujuan wisata baru. Makanya kita berterima kasih kepada BI yang telah berpartisipasi dalam mewujudkannya," kata dia.

Pembangunan MMP yang digagas oleh Mempawah Mangrove Conservation (MMC) itu sudah dilakukan sejak akhir April lalu. Melalui program sosial Bank Indonesia (PSBI), MMC berhasil menggarap lahan di pinggir Pantai Desa Pasir untuk disulap menjadi wisata alam berbasis hutan mangrove.

Para pengunjung pun dapat menikmati sejumlah fasilitas yang telah dibangun. Seperti, rumah mangrove yang menyediakan beragam informasi seputar mangrove, "track" sepanjang 300 meter, toilet, tempat permainan anak dan delapan unit kano yang dapat digunakan pengunjung menyusuri pinggiran pantai hutan mangrove.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA