Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

‘Anggaplah Pengasuh sebagai Mitra Mendidik Anak’

Senin 02 May 2016 05:20 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Hazliansyah

Pengasuhan anak (ilustrasi).

Pengasuhan anak (ilustrasi).

Foto: Blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengasuh anak menjadi salah satu masalah penting anak bagi wanita karier. Sebab waktu yang dimiliki seorang wanita karier biasanya sangat sedikit untuk bisa menjaga anak.

“Karenanya, anak-anak perlu didampingi oleh pengasuh atau asisten rumah tangga,” ungkap Pemerhati Pendidikan Keluarga Mellly Kiong seperti dikutip laman sehabatkeluarga.kemdikbud.go.id, Senin (2/5).

Menurut Melly, wanita karier memang penting untuk melibatkan pengasuh dan menganggapnya sebagai mitra dalam mendidik anak. Jika tidak dilakukan, hal ini berarti telah mempertaruhkan pendidikan anak-anak kita.

Untuk bisa memilih pengasuh yang cocok, Melly mengatakan memang ‘susah-susah gampang’ saat ini. Apabila tidak dapat menemukan pengasuh anak yang tepat, maka seorang wanita karier tentu akan mengalami kesulitan menjalankan pekerjaan sekaligus mendidik anak dengan baik.

Melly menegaskan, pengasuh memang harus dijadikan mitra dalam mendidik anak. Hal terpenting, kata dia, harus bisa menghargai posisi pengasuh dan menjadikan mereka sebagai bagian dari keluarga. Untuk itu, harus diperlakukan secara manusiawi dan mengasihinya dengan baik.

Agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik, Melly menerangkan, Ibu harus memberikan tanggung jawab kerja yang jelas kepada pengasuh.

Sang Ibu sebaiknya membuat rincian tugas atau pekerjaan secara tertulis. Pengasuh juga harus mendapat penjelasan ihwal hal-hal yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan kepada anak-anak.

Selain itu, kedua pihak juga harus membuat surat kesepakatan kerja secara profesional dan bertanggung jawab.  

Walaupun memiliki pengasuh, dia melanjutkan, seorang wanita karier juga tetap harus mengingatkan kepada keluarga dan asisten rumah yang diserahi tanggungjawab untuk menjaga anak.

“Misalnya membatasi durasi anak saat menonton televisi,” ucap dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA