Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Sejak 80-an RSCM Sudah Tangani Kasus 50 Bayi Kembar Siam

Kamis 28 Jan 2016 07:48 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Sejumlah dokter melakukan perawatan terhadap bayi kembar siam

Sejumlah dokter melakukan perawatan terhadap bayi kembar siam

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, RSCM menambah keberhasilannya melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam Dwi dan Tri, Selasa (26/1) kemarin. Dengan adanya peristiwa ini RSCM telah melakukan upaya besar untuk masyarakat.

Salah satu tim dokter yang terlibat dalam operasi Dwi dan Tri (8 bulan), dr Tri Hening SpB SpBA, menjelaskan sejak tahun 2009 sampai dengan sekarang, RSCM telah menangani 20 kasus kembar siam. Rinciannya, delapan kasus menyatu di bagian perut dan dada, tiga kasus menyatu di bagian pusat, tiga kasus menyatu di bagian panggul, dua kasus menyatu di bagian perut, dua kasus menyatu di bagian dada hingga pusat, satu kasus menyatu di kepala, dan satu kasus yang menyatu di bagian bokong.

Sebelas kasus meninggal sebelum usia 14 hari, sebagian besar karena kelainan jantung bawaan. Enam kasus dilakukan operasi pemisahan dengan hasil 4 kasus berhasil dipisahkan dan kedua bayi pulang dalam kondisi baik, satu kasus hanya satu bayi yang pulang dalam kondisi baik karena bayi lainnya meninggal akibat kelainan  jantung bawaan dan satu kasus dimana operasi berhasil namun kedua bayi meninggal pascaoperasi.

Ia menjelaskan sebenarnya RSCM telah menangani kasus kembar siam sejak tahun 1980-an. Dari berbagai kasus kembar siam. Ada yang dempet di kepala, perut, panggul, pinggang dan lainnya. "Paling tidak sudah ada sekitar 50 kasus sampai sekarang. Dan sebagian besar berhasil," ungkapnya kepada wartawan saat konferensi pers di RSCM, Jakarta, Rabu (27/1).

Tahun 2016 ini ada satu kasus dan 2015 dua kasus. Bahkan setiap tahunnya ada kasus bayi kembar siam dipisahkan dengan berbagai variasi kasus kembar siam.

Walaupun sebagian besar bayi kembar siam dilakukan operasi pemisahan, tapi ada juga yang tidak dapat dipisahkan. Tapi pihak RSCM terus memantau tumbuh kembangnya.

(baca: RSCM Berhasil Pisahkan Bayi Kembar Siam Dwi dan Tri)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA