Minggu, 17 Zulhijjah 1440 / 18 Agustus 2019

Minggu, 17 Zulhijjah 1440 / 18 Agustus 2019

10 Cara 'Kimiawi' Agar Lebih Bahagia

Senin 25 Jan 2016 08:39 WIB

Rep: c34/ Red: Hazliansyah

Senyum meluncurkan sesuatu hormon yang disebut endorphins, yang lebih dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

Senyum meluncurkan sesuatu hormon yang disebut endorphins, yang lebih dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

Foto: Republika/Wihdan Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID, Manusia memang tidak merasa bahagia sepanjang waktu dan harus mengalami emosi yang seimbang. Namun, ada cara-cara sederhana yang dapat merangsang otak Anda memproduksi neurokimia penyebab kebahagiaan, ini daftarnya, dikutip dari lifehack.

1. Memeluk atau dipeluk

Sebuah pelukan panjang merangsang hormon neurotransmitter oxytocin yang menenangkan amygdala, alarm rasa takut dalam otak.

2. Merasakan sinar mentari

Berjalan kaki sejenak untuk mendapatkan paparan sinar matahari baik untuk memperbaiki suasana hati. Sinar matahari membantu otak meningkatkan produksi serotonin sekaligus menambah stok melatonin yamg membuat tidur malam Anda lebih nyenyak.

3. Menuliskan pikiran dan perasaan

Studi telah menemukan bahwa proses linguistik dalam manajemen emosi membuat aktivitas amygdala berkurang. Artinya, Anda bisa lebih bahagia dan lebih sedikit merasa cemas.

4. Mengenang memori menyenangkan

Mengingat-ingat momen menbahagiakan dapat meningkatkan produksi serotonin. Hormon itu penting untuk fungsi prefrontal cortex, yang mengontrol refleksi diri dan emosi anda.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA