Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Ortu, Jangan Ragu Paparkan Pendidikan Seksualitas ke Anak

Rabu 02 Dec 2015 16:51 WIB

Rep: Ratna Tedjomukti/ Red: Indira Rezkisari

Ibu dan anaknya.

Ibu dan anaknya.

Foto: Wihdan Hidayat/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, Psikolog anak Alzena Masykouri mengatakan ornag tua harus memberikan pendidikan seksualitas kepada anak sedini mungkin. Tujuannya untuk menghindari penyalahgunaan informasi yang didapatkan mengenai seks dari teman dan media sosial.

"Meski anak tidak menggunakan gadget untuk mencari informasi mengenai emoji seks atu gambar porno, tetapi bisa saja temannya yang mengirimkan, di sini anak harus dapat terbuka dengan orang tua," ujar dia kepada Republika.co.id, Rabu (2/12).

Menurutnya, keterbukaan anak bergantung dengan adanya komunikasi yang baik antara anak dan orang tua. Saat orang tua menemukan gambar berbau pornografi, orang tua harus mampu menjelaskan sesuai dengan tahapan usia mereka.

(baca: Sexting dengan Emoji Marak, Jangan Salahkan Anak Dulu)

Anak-anak yang berada di kelas lima SD misalnya, telah mempelajari sistem reproduksi manusia di sekolahnya. Sehingga orang tua juga bisa memberitahukan mengenai pendidikan seksualitas tanpa tabu.

Lewat orang tua anak jadi bisa mendapatkan pemahaman yang utuh tentang apa yang boleh dan tidak. Termasuk apa yang akan terjadi jika anak mencoba berbuat di luar aturan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA