Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Penyakit Kanker Bisa Diwariskan

Jumat 25 Sep 2015 10:38 WIB

Rep: C04/ Red: Winda Destiana Putri

Save cancer, kanker (ilustrasi).

Save cancer, kanker (ilustrasi).

Foto: Foto : Mardiah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, kanker merupakan suatu penyakit genetik yang dapat diturunkan.

Menurut Head Kalbe Genomics Laboratory, Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, Ph.D, bagi wanita hamil penderita kanker berisiko 70 persen akan menurunkan resiko penyakit kanker kepada sang bayi jika telah dewasa nanti.

"Ini juga merupakan bagian dari deteksi dini. Dengan melakukan test kesehatan sebelum menikah sedikit banyak dapat memperkecil penularan penyakit kanker pada keturunan kita. Tindakan pencegahan juga dapat kita lakukan melalui vaksin. Seperti misalnya vaksin untuk mencegah kanker serviks," ungkap Ahmad.

Selain itu, Ahmad juga mengungkapkan walau mata rantai dari penyakit kanker memang tidak bisa dihilangkan. Namun dapat di cegah dengan melakukan deteksi dini tersebut.

"Apabila kanker di temukan pada stadium awal sejak dini, maka penanganannya akan lebih mudah dan pasien juga dapat hidup 90 persen lebih lama. Akan tetapi bila tidak di deteksi sejak dini dan stadiumnya sudah tinggi maka kemungkinan hidup pasien juga semakin tipis, yakini hanya sebesar 15 persen," tambahnya.

Sementara itu, dr Kupiya Timbul Wahyudi juga mengungkapkan bahwa selain faktor genetik dan lingkungan gejala umum dari penyakit kanker memang belum dapat diketahui. Namun, umumnya gejala-gejalanya berupa pembengkakkan pada organ tubuh yang terdapat sel kanker yang dapat mengganggu fungsi kerja organ tersebut, penurunan berat badan yang drastis (mirip anorexia) dan juga demam.

"Masyarakat yang memiliki resiko penyakit kanker umumnya baru akan memeriksakan penyakit mereka setelah timbul gejala yang signifikan tersebut. Sehingga untuk kasus di Indonesia, kebanyakan penderita sudah langsung terkena stadium dua hingga empat. Jika sudah seperti ini maka pengobatannya pun akan semakin sulit," tambah Timbul.

Maka itu, penting sekali bagi kita untuk mendeteksi sejak dini berbagai jenis penyaki kanker. Terutama bagi yang memiliki risiko genetik, karena jika sudah stadium lanjut (dua-empat) selain akan memakan biaya yang cukup besar kemungkinan untuk bertahan hidup lebih lama juga semakin kecil.

Maka dari itu, menurutnya penting bagi orang tua sang bayi untuk mendeteksi sedini mungkin risiko tersebut dengan melakukan pelbagai test kesehatan. Apalagi, bagi setiap pasangan yang akan menikah Ahmad juga menyarankan agar mereka melakukan test kesehatan terlebih dahulu, guna mengetahui penyakit keturunan apa saja yang dapat diwariskan pada anak mereka kelak.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA