Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Pekerja di Jam Kalong Rentan Idap Kanker

Senin 17 Agu 2015 10:57 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Pramugari, juga pekerja yang bekerja dalam waktu panjang hingga kerap kekurangan tidur, rentan terkena kanker payudara.

Pramugari, juga pekerja yang bekerja dalam waktu panjang hingga kerap kekurangan tidur, rentan terkena kanker payudara.

Foto: wikimedia

REPUBLIKA.CO.ID, Laporan di Current Biology melihat berat badan dengan kaitannya pada dampak kesehatan pekerja dengan waktu kerja yang tak teratur. Peneliti mengatakan perempuan dengan keluarga berisiko kanker payudara seharusnya tidak pernah bekerja dalam waktu yang panjang atau tidak beraturan.

Studi pada manusia mengindikasinya adanya risiko tinggi kanker payudara pada pekerja model itu atau pramugari. Satu pendapat mengatakan kekacauan irama internal tubuh atau jam tubuh meningkatkan risiko penyakit. 

Namun, hubungannya masih tidak jelas karena tipe manusia yang bekerja dengan waktu panjang atau tidak teratur mungkin juga meningkat risiko kankernya disebabkan oleh faktor-faktor seperti kelas sosial, tingkat kegiatan dan jumlah vitamin D yang diasupnya.

Tikus cenderung berkembang risiko kanker payudaranya setelah jam tubuh tertunda 12 jam setiap minggu dalam setahun. Secara normal, mereka memiliki tumor setelah 50 minggu. Tapi dengan kekacauan pola tidur yang rutin, tumor kelihatan delapan minggu lebih cepat.

Sebuah laporan mengatakan, ini adalah studi pertama yang menunjukkan kaitan kurangnya tidur yang kronis dengan perkembangan kanker payudara.

"Pengujian yang pasti membuktikan jika Anda berada dalam situasi dimana keluarga Anda berisiko kanker payudara, saya sarankan tidak bekerja sebagai pramugari atau bekerja dengan waktu panjang atau tidak teratur," ujar salah satu peneliti, Gijsbetus van der Horst, dari Erasmus University Medical Centre, Belanda.

Dr Michael Hastings, dari UK Medical Research Council, mengatakan kepada BBC, mempertimbangkan studi ini untuk memberikan uji yang pasti membuktikan pada model tikus bahwa sirkadian atau kekacauan jam tubuh selaras dengan perkembangan kanker payudara.

Pesan kesehatan publik umum adalah pada pekerja yang kurang tidur karena bekerja di waktu tidur memiliki konsekuensi. "Ada beberapa hal yang harus diperhatikan misalnya berat badan Anda, kemungkinan kanker payudara, karena itu pekerja harus rutin cek kesehatan mereka," sarannya.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA