Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Kurangi Daging Jadi Solusi Ginjal Sehat

Senin 10 Aug 2015 08:00 WIB

Rep: C04/ Red: Indira Rezkisari

Daging akan memperbesar peluang terjadinya batu ginjal akibat timbunan asam urat yang dihasilkan akan mengendap ke dalam ginjal.

Daging akan memperbesar peluang terjadinya batu ginjal akibat timbunan asam urat yang dihasilkan akan mengendap ke dalam ginjal.

Foto: flickr

Penyakit batu ginjal memang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun menurut dokter ahli Urologi, RS Siloam Kebon Jeruk, dr. Wempy Supit, SpU, penyakit ini dapat dicegah dengan melakukan berbagai cara, diantaranya adalah sebagai berikut.

Kurangi daging

Menurut dr.Wempy, terlalu banyak mengonsumsi daging akan memperbesar peluang terjadinya batu ginjal akibat timbunan asam urat yang dihasilkan akan mengendap ke dalam ginjal. Padahal ginjal berfungsi sebagai penyaring atau filter guna membuang zat-zat sisa dalam darah.

Perbanyak minum air putih

Komponen dalam tubuh sebagian besar adalah air. Maka sangat penting untuk mengonsumsi delapan gelas air putih setiap hari guna mencukupi kebutuhan tubuh tersebut. Selain itu, air berguna untuk membersihkan ginjal dari zat-zat berbahaya.

Batasi asupan lemak dan garam ke dalam tubuh

Lemak berlebih dapat memicu perubahan pH. Sedangkan garam dapat meningkatkan kadar kalsium pada urin, sehingga pH urin menjadi sangat rendah dan kristal-kristal bakal calon batu ginjal akan mudah menempel menjadi satu. Sementara itu, dr. Wempy juga menyarankan membatasi segala macam jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh, walau rasa dari makanan tersebut begitu menggiurkan dan sangat enak.

"Makanan yang kita konsumsi perlu dibatasi. Supaya tidak membahayakan tubuh, walau rasa dari makanan tersebut mungkin sangat enak bagi kita. Lebih baik kita mencegah penyakit batu ginjal dibanding harus mengobati," ungkap sang dokter.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA