Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Songket Sumatra Selatan akan Sapa Warga Italia

Selasa 28 Jul 2015 18:14 WIB

Red: Winda Destiana Putri

Kain songket palembang

Kain songket palembang

Foto: Republika/Rakhmawaty

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan akan memamerkan kain tenun khas Palembang, songket, pada pameran kebudayaan dunia World Expo Milano di Italia, 30 Oktober 2015.

Kepala Dinas Peridustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel Permana di Palembang, Selasa, mengatakan kain tenun songket Palembang itu akan dipamerkan bersama produk serupa dari berbagai daerah di Tanah Air.

"Kain songket ini memiliki keunggulan, dari bahan yang terbuat dari benang berkualitas tinggi, corak yang elegan, dan merupakan buatan tangan. Ini yang akan ditonjolkan dalam pameran internasional," kata dia.

Ia mengharapkan promosi itu akan membuka peluang bisnis antara penenun songket di Palembang dengan pelaku usaha di mancanegara, terutama Eropa.

"Buah karya yang merupakan buatan tangan (handmade, red.) sangat bernilai dan dihargai sekali di negara-negara maju. Ini yang akan dikejar Sumsel."

Selain ingin menggarap peluang bisnis dari kain tenun songket, pameran itu juga bermaksud melestarikan songket sebagai warisan leluhur agar tidak diklaim oleh negara lain.

"Produk serupa atau tiruan banyak beredar di pasaran, buatan dari beberapa negara di Asia. Tentunya ini suatu ancaman karena harganya sangat murah, tapi pemerintah sudah memiliki siasat tersendiri, yakni mengedepankan sisi elegannya karena merupakan buatan tangan," ujar dia.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang menggandeng Bank Indonesia untuk membina 179 perajin songket yang selama ini kerap terkendala berbagai persoalan dalam mengembangkan usaha.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Palembang Sahrul Hefni mengatakan upaya itu merupakan cara lain pemerintah untuk melestarikan pekerjaan membuat songket, mengingat para perajin yang terdata sudah berusia lanjut.

"Tenaga penjungkit songket sudah mulai langka, jika ini tidak diantisipasi maka nanti akan benar-benar habis. Karena itu perlu ada upaya untuk menarik minat generasi muda mau menekuni bidang pembuatan songket ini."

Songket adalah jenis kain tenunan tradisional khas Palembang yang ditenun dengan tangan menggunakan benang emas dan perak. Pada umumnya kain itu dikenakan saat acara-acara resmi. Namun, seiring dengan kemajuan zaman, motif-motif kain songket telah digunakan untuk busana kerja dan pakaian sehari-hari melalui kreasi para perancang.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA