Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Sukabumi Gandeng Investor Bangun Kawasan Wisata Waterpark

Selasa 21 Apr 2015 13:34 WIB

Rep: Riga Iman/ Red: Winda Destiana Putri

Sukabumi berencana bangun waterpark

Sukabumi berencana bangun waterpark

Foto: Google

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pemkot Sukabumi akan mengembangkan kawasan wisata di Taman Rekreasi Santa, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Pembangunan tersebut dengan melibatkan pihak ketiga.

Kerjasama pembangunan ini dilakukan antara Pemkot Sukabumi dengan PT Prima megah Olimpindo (PMO). Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan pada Selasa (21/4) pagi.

''Pembangunan ini akan dilakukan dalam waktu dekat,'' ujar Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz dalam sambutan penandatangan kerjasama di Balai Kota Sukabumi. Dimana, dalam waktu enam bulan ke depan harus dilakukan kegiatan pembangunan di kawasan tersebut.

Muraz mengatakan, awalnya pembangunan Taman Rekreasi Santa akan didahului dengan pembangunan jalan Lingkar Selatan (Lingsel). Namun, pada 2014 rencana pembangunan jalan Lingsel Baros-Selakaso belum dilakukan. Rencanya, pada 2015 ini baru akan dilakukan oleh Pemprov Jabar.

Muraz mengatakan, rencanya kawasan pemandian air panas Santa ini akan dijadikan wisata waterpark atau waterboom. Diharapkan, keberadaanya dapat menarik kunjungan wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Ditambahkan Muraz, selain membangun taman rekreasi kerjasama juga meliputi pembangunan kawasan pertokoan di Terminal Tipe A Sukabumi. Nantinya, di kawasan tersebut menjadi pusat perbelanjaan bagi warga Sukabumi.

Direktur Utama PT PMO Meldi Andri mengatakan, pembangunan taman rekreasi akan dilakukan dalam waktu dekat ini. ''Dalam pembangunanya akan dilakukan koordinasi dengan pemda dan unsur muspida lainnya,'' terang dia.

Kawasan pemandian Santa ini terkenal sejak terjadi kasus kekerasan seksual yang dilakukan AS alias Emon kepada puluhan anak-anak pada tahun yang lalu. Pasalnya, kawasan tersebut masih terabaikan dan belum dibangun.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA