Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Tahun Baru Imlek

Romantis, Pelepasan Ratusan Lampion Imlek di Pinggir Pantai

Ahad 22 Feb 2015 13:37 WIB

Rep: CR05/ Red: Winda Destiana Putri

Pengunjung melepaskan lampion di Pantai Ancol, Jakarta.

Pengunjung melepaskan lampion di Pantai Ancol, Jakarta.

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekitar 300 lampion telah dilepaskan ke udara oleh para pengunjung Taman Impian Jaya Ancol, akhir pekan malam.

Pelepasan ratusan lampion itu termasuk rangkaian penutupan acara 'Love and Oriental' yang digelar di Pantai baru Ancol, Lagoon.

Sebelum dilakukan pelepasan lampion-lampion merah nan cantik tersebut, acara dimeriahkan oleh barongsai merah dan kuning serta liong sepanjang 25 meter. Atraksi barongsai dari Yayasan Thien Pao She Tangerang di meja setinggi dua meter juga kian melengkapi kemeriahan acara.

"Baru acara ditutup dengan pelepasan ratusan lampion ke udara oleh para keluarga atau pengunjung yang ingin berpartisipasi," ujar Manajer Corporate Komunikasi Ancol, Metty Yan Harahap di Ancol, Jakarta.

Dia melanjutkan, pelepasan lampion hanya sebagai simbolis bagi mereka yang menginginkan harapan positifnya terwujud. Pelepasan lampion dipercaya sebagai simbol penyampaian doa, kebahagiaan dan harapan.

"Pihak Ancol tidak melihat perayaan Imlek sebagai tradisi asing melainkan sudah menjadi bagian budaya Indonesia," kata dia.

Sebelumnya pengunjung diimbau agar tak tergesa-gesa menerbangkan lampion. Pengunjung harus bersabar sampai api yang dinyalakan menerbangkan lampion itu sendiri. Adapun arah angin sekitar pukul delapan malam saat itu sedang kencang ke wilayah daratan.

Momen Imlek yang penuh harapan dan kasih sayang, menjadikan pelepasan lampion tersebut bernuansa romantis. Iringan musik yang turut mewarnai suasana juga dinilai semakin melengkapi ritual pengharapan tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA