Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Manfaat Kesehatan dari Jatuh Cinta

Jumat 20 Feb 2015 07:05 WIB

Rep: MG ROL 33/ Red: Indira Rezkisari

Jatuh cinta tak hanya baik bagi perasaan, tapi juga bermanfaat besar pada kesehatan.

Jatuh cinta tak hanya baik bagi perasaan, tapi juga bermanfaat besar pada kesehatan.

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, Ketika sedang jatuh cinta mungkin perasaan akan gelisah. Pikiran melayang, mempertanyakan apakah orang yang dicintai juga mencintai balik.

Tentunya rasa sakit akan hinggap di hati jika mengetahui kalau orang yang dicintai tidak membalas cinta tersebut. Meski cinta kadang menyakitkan, tapi manfaat cinta sangat besar bagi kesehatan.

Berikut manfaat cinta, seperti dilansir dari Yourtango, Jumat (20/2).

Memberi energi lebih
Ketika Anda sedang jatuh Cinta, Anda pastinya akan lebih sering melamun serta memikirkan orang yang Anda cintai. Ternyata, hal inilah yang akan menyebabkan energi Anda lebih meningkat, menurut penelitian di jurnal psikofisiologi.

Membuat Anda lebih fit
Pasangan yang diet atau olahraga bersama-sama memiliki kesempatan yang lebih baik untuk sukses di masa depan daripada mereka yang pergi sendiri untuk berolahraga, menurut sebuah studi baru dari University College London. Ketika Anda punya lebih banyak waktu untuk berkencan dengan pasangan Anda, maka hal itu akan meningkatkan kebugaran Anda daripada ke gym sendirian.

Meredakan sakit
Ketika Anda sakit, tentunya Anda lebih nyaman berada di dekatnya dibandingkan dengan orang lain disekitar Anda. Melihat foto seseorang yang Anda sukai atau cintai dapat meredakan rasa sakit hingga 40 persen, menurut studi di Plos One.

Alasannya, menatap foto orang yang Anda cintai akan mengaktifkan pusat reward di otak Anda, yang dapat memicu pelepasan opioid alami.

Melindungi jantung
Menghabiskan waktu dengan kekasih membantu menurunkan tekanan darah Anda, menurut penelitian di Psychosomatic Medicine. Penelitian lain telah menunjukkan bahwa orang yang telah menikah dan bahagia memiliki risiko 12 persen lebih rendah terserang penyakit jantung dibandingkan dengan yang masih lajang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA