Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Daun Api-Api Sumber Aktioksidan Terbaik

Rabu 14 Jan 2015 06:09 WIB

Red: Agung Sasongko

Daun Api-Api

Daun Api-Api

Foto: Wikipedia

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR --  Daun Api-api Putih (sejenis bakau) ternyata memiliki aktivitas antioksidan terbaik, juga  dapat menanggulangi kerusakan oksidatif pada hati tikus. Hal tersebut terungkap dalam sebuah penelitian  yang telah diterbitkan Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia yang diteliti oleh peneliti  dari Departemen Teknologi Hasil Perairan  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (FPIK IPB).

Para peneliti tersebut adalah Safrina Dyah Hardiningtyas, Sri Purwaningsih, dan Ekowati Handharyani , dengan judul  penelitian “Aktivitas Antioksidan dan Efek Hepatoprotektif Daun Bakau Api-api Putih”.

Safrina  menjelaskan riset yang dilakukannya ini bertujuan untuk mendapatkan ekstrak kasar Daun Api-api Putih yang memiliki aktifitas antiaoksidan terbaik. Selain itu juga untuk menentukan kandungan fitokimia dan efek hepatoprotektif ekstrak kasar yang dipilih secara invivo.

Daun Api-api Putih merupakan salah satu jenis bakau yang tersebar di seluruh Indonesia dengan kondisi yang melimpah. Daun Api-api dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir sebagai bahan pangan dan obat-obatan. Pengalaman secara tradisional, jenis bakau ini di beberapa daerah telah digunakan untuk sayuran serta mengobati berbagai jenis penyakit, seperti hepatitis, kusta, rematik, cacar, bisul dan obat luka bakar.

Safrina mengurai, sebelum diekstraksi,  Daun Api-api Putih dikumpulkan dan dibersihkan dari kotoran menggunakan akuades, kemudian dilakukan pengeringan. Proses pengeringan dilakukan menggunakan sinar matahari selama empat hari. Daun Api-api Putih kering dijadikan serbuk halus menggunakan mesin penepung dengan saringan sebesar 100 mesh. Serbuk Daun Api-api Putih kering ini kemudian diekstraksi dengan perlakuan jenis pelarut.

Selain itu Daun api-api juga memiliki Hepatoprotektif, dapat  menormalkan berbagai parameter biokimia stres oksidatif.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA