Kamis, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Kamis, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Tips Memerangi Sedih Ditinggal Meninggal Pasangan (3-Habis)

Rabu 25 Jun 2014 14:14 WIB

Red: Djibril Muhammad

ilustrasi

ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Semua orang berduka dengan cara mereka sendiri. Jika Anda kehilangan suami atau pasangan Anda yang meninggal ketika Anda sudah memiliki anak, maka Anda mungkin akan merasa kewalahan atau mencoba melemparkan diri ke kehidupan yang lain, dan tentunya super sibuk.

Psikolog Gladeana McMahon mengatakan beberapa wanita mungkin akan tetap menjadi dirinya sendiri, sementara sebagian lainnya mencoba keluar dari kebiasaannya sebelumnya. Bagaimana tips memerangi rasa sedih karena ditinggal pasangan itu? Berikut paparannya, dilansir dari Mother and Baby, Rabu (25/6).

7. Bicara dengan anak

Selama apa yang Anda katakan itu sesuai dengan usia anak Anda, maka katakanlah. Ketika mereka mulai tumbuh dewasa, beritahukan anak Anda bahwa ayahnya meninggal karena jatuh sakit, kecelakaan, atau sebab lain. Tidak apa-apa untuk mengajak anak Anda berbicara tentang kenangan-kenangan Anda bersama ayahnya. Ini juga akan menormalkan situasi juga.

8. Ciptakan kenangan

Anda mungkin khawatir ketika anak Anda mulai melupakan mendiang ayahnya. Maka dari itu, ciptakan kenangan baru untuk mereka. Misalnya, lihat kembali album foto atau kotak kenangan yang melibatkan mendiang pasangan Anda dan anak Anda. Namun, usahakan agar kenangan itu tidak dilihat sepanjang waktu. Mungkin Anda bisa menyimpannya di dalam laci atau peti khusus.

9. Jangan egois

Egois di sini adalah merasa kuat dan tidak sudi membagi apa yang Anda rasakan kepada teman-teman atau keluarga dekat Anda. Biarkan mereka mengetahui Anda seutuhnya. Jangan malu untuk mendapatkan dukungan dan semangat. Siapa tahu Anda bisa membalas mereka dimasa depan.

10. Mencari bantuan praktis

Khawatir tentang kondisi keuangan Anda? Cari tahu di dunia online kemungkinan berbagai lowongan kerja yang mungkin bisa Anda tekuni untuk menopang kehidupan Anda dan anak Anda. Mana tahu salah satunya memenuhi syarat dengan diri Anda.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA