Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Jangan Anggap Sepele Gigitan Kucing

Ahad 09 Feb 2014 07:01 WIB

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Nidia Zuraya

Anak bersama kucing peliharaanya.

Anak bersama kucing peliharaanya.

Foto: ohbaby.co.nz

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sebuah studi baru-baru ini mengungkap bahwa kucing dapat menyuntikkan bakteri ke dalam sendi dan jaringan tubuh manusia melalui gigitannya. Bakteri tersebut akan tumbuh dan berkembang biak hingga menimbulkam infeksi.

penelitian yang diterbitkan di Journal of Hand Surgery ini juga mengungkapkan bahwa wanita paruh baya harus sangat berhati-hati ketika membelai kucing. Sebab, mereka adalah orang yang paling berpotensi untuk digigit.

Para ilmuwan mengungkap, satu dari tiga orang yang digigit kucing harus dirawat di rumah sakit dan dua-pertiga dari mereka mendapatkan tindakan operasi. Penelitian ini telah mengidentifikasi 193 pasien dengan gigitan kucing di tangan mereka.

Hasil dari penelitian ini mengungkapkan, 57 orang dari mereka dirawat di rumah sakit rata-rata selama tiga hari. Dari jumlah tersebut, 38 orang lainnya mendapat tindakan operasi untuk menghilangkan bakteri yang masuk dalam jaringan tubuh mereka.

Salah satu peneliti, Dr Brian Carslen dari The Mayo Clinic mengatakan, gigitan kucing berbahaya karena taring mereka dapat menembus lebih dalam dari gigitan anjing. Karenanya, setiap orang yang terkena gigitan kucing harus segera ke dokter, meskipun pada awalnya bekas gigitan terlihat tak berbahaya.

sumber : Dailymail
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA