Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

4 Kebiasaan Buruk Saat Makan yang Bikin Gemuk (1)

Ahad 02 Feb 2014 02:16 WIB

Red: Endah Hapsari

Kurang minum air putih memicu kegemukan/ilustrasi

Kurang minum air putih memicu kegemukan/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Tidak banyak yang mengetahui bahwa kebiasaan makan yang buruk tanpa disadari dapat membuat berat badan bertambah, meski orang yang bersangkutan berada dalam program diet. Untuk itu, Anda perlu mengubah kebiasaan buruk saat makan, agar program diet Anda tidak gagal di tengah jalan. Berikut 5 kebiasaan buruk saat makan yang harus Anda hindari, seperti dilansir situs duniafitnes:

 

Terlalu Banyak Garam

Biasanya sebelum mencicipi makanan, orang akan menambahkan sedikit garam pada makanan tersebut. Jika Anda termasuk yang terbiasa melakukan ini sebaiknya mulai hindari dari sekarang. Terlalu banyak garam dapat meningkatkan risiko dehidrasi atau kekurangan cairan karena sifat garam yang menyerap cairan. Parahnya lagi, asupan garam berlebihan dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi. Batas aman mengonsumsi garam adalah 1.500 mg atau sekitar ½ sendok teh.

 

Sedikit Air Putih

Perlu Anda ketahui bahwa hati mengkonversi lemak menjadi bahan bakar. Tanpa asupan air yang cukup, ginjal tidak akan berfungsi pada tingkat optimal. Akibatnya, hati akan bekerja ekstra keras untuk membantu ginjal melakukan tugasnya. Dan pada akhirnya hati tidak dapat berfungsi dengan baik.

Beberapa lemak akan tetap di dalam tubuh dan tidak dapat dikonversi menjadi bahan bakar. Ini yang menyebabkan bertambahnya berat badan. Minum air putih setiap hari dalam jumlah yang cukup memungkinkan hati melakukan fungsinya untuk membakar lemak dan mengubahnya menjadi bahan bakar dengan optimal.

Bahkan sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology, orang yang terbiasa minum air putih lebih dari 5 gelas setiap hari mengalami penurunan risiko sebesar 41 persen akibat penyakit jantung dan kematian mendadak.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA