Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Berlibur ke India Sambil Belajar 'Ngehack'

Rabu 04 Dec 2013 09:05 WIB

Red: Julkifli Marbun

Bali-India

Bali-India

Foto: yogabaliindia.com

REPUBLIKA.CO.ID, BANGALORE -- India saat ini tumbuh menjadi negara yang maju di bidang teknologi informasi. Bahkan, Edward Snowden yang menghebohkan itu pernah belajar sistem keamanan komputer di India, sebelum ia menjadi buronan karena dituduh membocorkan rahasia negara.

Di sana, ia hanya menghabiskan waktu seminggu untuk menguasai sistem keamanan komputer dan berhasil mendapatkan sertifikat EC-Council Certified Security Analyst (ECSA) dari Koenig Solution yang terletak di Moti Nagar, New Delhi, dilaporkan the Times of India.

Dari situs Koenig terlihat bahwa tempat kursus ini menggabungkan antara wisata dan belajar sistem keamanan komputer. Mereka mempunyai hotel dan jasa traveling di sekitar Delhi, Dehradun, Shimla, Goa dan bahkan sampai ke Dubai.

Wisatawan yang tertarik dapat menghubungi Koenig melalui situs mereka untuk pengurusan dokumen bepergian.

Bagi pelajar Indonesia, mengambil short course di India sambil liburan bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama, banyak pelajar dan mahasiswa liburan ke India sambil mengikuti berbagai kursus yang diinginkan. Alasanya, kursus komputer dan berwisata di India masih relatif murah terutama karea infrastruktur kereta apinya yang masif dan pilihan kursus yang beragam.

Mengapa harus kursus ngehack? Karena untuk menjadi profesional atau tenaga ahli di bidang keamanan jaringan, anda harus mengerti cara kerja orang meretas komputer.

"Untuk mengalahkan seorang hacker, anda harus berpikir seperti mereka," tulis situs EC-Council.

Selain Koenig ada banyak kursus komputer keamanan di India, seperti India School of Ethical Hacking (ISOEH), Kyrion Digital Securities yang menyediakan Summer Training di New Delhi, Institute of Information Security di Chandigarh, Soft Skill Solution di Orissa, Arizona Infotech di Pune, Ankit Fadia yang punya pusat studi di seluruh India, NIIT yang paling banyak dipilih turis Indonesia dan lain-lain.

Bagi pelajar dari Indonesia, India bukanlah tempat yang asing. Selain lembaga travel, di sana ada Persatuan Pelajar Indonesia (PPI-India) yang dapat dihubungi via Facebook dan situsnya. Ada juga kumpulan masyarakat Indonesia lainnya dan tentunya KBRI New Delhi. Ingin mencoba? carilah informasi sebanyak-banyaknya sebelum berangkat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA