Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Kenali Cara Nyamuk DB Beraksi, Ini Modus Operandinya

Rabu 15 Feb 2012 15:03 WIB

Rep: Roshma Widiyani/ Red: Endah Hapsari

Nyamuk demam berdarah

Nyamuk demam berdarah

REPUBLIKA.CO.ID, Penyakit demam berdarah diakibatkan virus dengue. Virus dibawa nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Aedes aegypti lebih sering berada di dalam rumah. Mereka menggigit penghuni dalam rumah. Sedangkan Aedes albopictus mendominasi lingkungan luar rumah. Mereka sering ditemukan di taman dan pekarangan sekitar rumah.

Seperti diungkap pakar entomologi kesehatan Institut Pertanian Bogor, Upik Kesumawati Hadi, kedua nyamuk ini mudah dikenali secara fisik. Aedes aegypti memiliki tanda putih seperti tanda punggung di punggung bagian kiri dan kanan. Sedangkan A. albopactus dikenali dengan garis putih di tengah punggung. Garis ini membagi punggung menjadi kiri dan kanan.

Nyamuk demam berdarah aktif menggigit pada siang dan sore hari. Pada siang hari, diperkirakan pukul delapan sampai sebelas. Sedangkan pada sore hari nyamuk aktif menggigit pukul tiga sampai lima sore.

Nyamuk biasa mengisap darah setelah kawin. Darah yang kaya asam amino digunakan nyamuk untuk mematangkan telur. Telur ini diletakkan diletakkan di tempat dengan air tergenang. Kemudian telur menetas menjadi larva. Larva harus melalui empat tahap sebelum menjadi pupa. Dari pupa, nyamuk berkembang jadi dewasa.

Virus dengue masuk dalam tubuh nyamuk lewat dua cara. Yang pertama, induk nyamuk memang sudah membawa virus dengue. Akibatnya ketika telur menetas, virus tersebut ada dalam tubuh larva. Yang kedua, adalah pada saat mengigit manusia yang sudah terinfeksi virus.

Biasanya manusia terserang demam berdarah pada gigitan kedua atau ketiga. "Sebetulnya hal ini bersifat relatif, bergantung pada ketahanan tubuh manusia. Kalau ketahanannya bagus, dia bisa sehat-sehat saja walau sudah digigit," kata Upik. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA