Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Ini Dia Merek Terlaris di Indonesia Sejak 7 Tahun Terakhir

Jumat 21 Jun 2019 18:54 WIB

Rep: Erik Iskandarsjah/ Red: Indira Rezkisari

Mi instan terjaja di rak supermarket.

Mi instan terjaja di rak supermarket.

Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Indomie jadi merek terlaris karena hampir semua rumah di Indonesia membelinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perusahaan konsultan data bernama Kantar merilis daftar merek terlaris di Indonesia lewat Brand Footprint 2019. Hasil riset itu dirangkum dalam 10 merek terlaris, sejak tujuh tahun terakhir hingga tahun ini, Indomie masih menduduki tingkat pertama.

Direktur Pemasaran Kantar Indonesia, Fanny Murhayati mengatakan, riset ini merupakan tolak ukur kekuatan merek Fast Moving Consumer Goods (FMCG) sebagai merek yang paling dipilih oleh konsumen di seluruh Indonesia. “Riset ini dilakukan pada seluruh kota besar di Indonesia. Partisipan yang terlibat ada sekitar 7 ribu rumah tangga,” kata Fanny dalam peluncuran Brand Footprint 2019 di Jakarta.

Menurutnya, Brand Footprint adalah penelitian yang dilakukan oleh Kantar setiap tahun, di mana dasar pengukurannya dilakukan dengan menggunakan perhitungan Consumer Reach Point (CRP) yang menganalisa penetrasi pasar atau seberapa banyak rumah tangga membeli sebuah merek dan seberapa sering frekuesi dari merek tersebut dibeli oleh konsumen.

Dalam setiap riset, total merek yang diamati adalah sebanyak 400 merek. Brand Footprint ini meliputi beberapa kategori FMCG seperti makanan, minuman, kebutuhan rumah tangga dan kesehatan serta kecantikan.

Berdasar riset itu, didapati bahwa 10 merek FMCG yang paling diminati, 50 persennya adalah merek lokal. Menurutnya, hal ini sekaligus menunjukan kemampuan pemain lokal untuk mengadopsi tren konsumen dengan cepat.

Menurutnya, penelitian ini melibatkan panelis yang setiap pekan mencatat belanjaan para partisipan. Dari hasil riset itu, Indomie menduduki peringkat pertama karena hampir seluruh rumah tangga di kota besar telah membeli produk Indomie. Bahkan, mayoritas rumah tangga membeli produk itu tiga hingga empat kali dalam sebulan.

Setelah Indomie, beberapa brand pada peringkat berikutnya adalah So Klin, Kapal Api, Royco, Mie Sedap, Frisian Flag dan Indofood. Kemudian, peringkat selanjutnya ditempati oleh Molto, Masako dan Lifebuoy.

General Manager Kantar Indonesia, Venu Madhav mengatakan, demi mencapai pertumbuhan bisnis, suatu brand harus mampu mendapat lebih banyak pembeli dan membuat konsumen lebih sering untuk membeli produk itu. “Artinya, suatu merek harus terus relevan dengan kebutuhan konsumen yang dinamis dan selalu membaca peluang baru untuk bertumbuh,” kata Venu.

Selain di Indoensia, Kantar pun juga melakukan riset serupa pada skala global. Untuk tingkat global, urutan pertama diduduki oleh Coca-cola.

Karena Indomie menduduki peringkat pertama di Indonesia, otomatis mampu masuk pada peringkat sepuluh pada skala global. Untuk skala global, riset ini dilakukan di lima benua dan melibatkan 49 negara


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA