Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

McDonald Buka Cabang Terkecil untuk Lebah

Jumat 24 May 2019 15:18 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Indira Rezkisari

Logo restoran cepat saji McDonald's.

Logo restoran cepat saji McDonald's.

Foto: AP
Cabang khusus lebah McDonald's hanya tersedia di Swedia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Populasi lebah di dunia jumlahnya kian menurun. Untuk menyelamatkan populasi lebah, beberapa McDonald's di Swedia memprakarsai pembuatan gerai mini komplit dengan penanaman bunga untuk para lebah.

Gerai mini McDonald's itu dinamakan McHive. Struktur miniatur mungil ini cukup praktis sekaligus sangat menggemaskan untuk dilihat, bahkan sebagian McHive digunakan sebagai sarang yang berfungsi penuh bagi para lebah.

Sebagai penyerbuk tanaman pangan paling penting di dunia, manusia sangat bergantung pada lebah untuk pasokan makanan yang stabil dan beragam. McHive berhasil dilelang pada tanggal 21 Mei dan dijual dengan harga lebih dari 10 ribu dolar AS atau Rp 144,5 juta.

Direktur pemasaran McDonald's Swedia Christoffer Rönnblad, mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan tukang kayu profesional setempat untuk menyelesaikan McHive. Gerai mini tersebut dipersembahkan sebagai penghormatan McDonald's terhadap makhluk kecil yang banyak memberi manfaat bagi manusia.

"Kami memiliki banyak pewaralaba yang benar-benar setia yang berkontribusi pada pekerjaan keberlanjutan kami, dan rasanya menyenangkan bahwa kami dapat membuat gerai mini untuk memperkuat gagasan hebat seperti sarang lebah. Ini juga sebagai penghormatan atas inisiatif perawalaba Christina Richter," kata dia seperti dikutip dari Independent, Jumat (24/5).

Menurut Greenpeace, nilai ekonomi dari pekerjaan penyerbukan lebah telah diperkirakan sekitar 265 miliar poundsterling setiap tahunnya di seluruh dunia. Secara ekonomi murni, dukungan sosial untuk lebah sangat penting bagi kemanusiaan.

Baca Juga



BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA