Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Mengapa Kate Middleton Selalu Mengenakan Mantelnya?

Rabu 07 Feb 2018 12:28 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Indira Rezkisari

Kate Middleton bermantel hijau toska saat kunjungannya ke Oslo, Norwegia.

Kate Middleton bermantel hijau toska saat kunjungannya ke Oslo, Norwegia.

Foto: EPA
Meskipun kepanasan Kate dilarang protokol kerajaan menanggalkan mantelnya.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON --Kate Middleton terkenal dengan selera mode yang berbeda dan benar-benar anggun.  Padahal, ternyata, beberapa penampilannya mungkin bukan karena pilihannya.

Saat melakukan kunjungan ke Norwegia dan Swedia, Middleton telah memamerkan gayanya yang khas dan gaya yang benar-benar tertutup dengan berbagai mantel. Termasuk mantel hitam yang dipakainya untuk bermain hoki di Swedia dan mantel houndstooth merah dan putih yang dikenakannya pada perjalanan yang sama.

Bisa dibilang Kate jarang terlihat tanpa mantel. Menurut Harper's Bazaar, melepaskan mantel di depan umum bertentangan dengan protokol kerajaan. ''Inilah sesuatu yang mungkin tidak Anda sadari. Ketika Kate kembali ke sebuah acara mengenakan mantel (atau gaun mantel, seperti yang sering dilakukannya), dia tidak akan pernah melepaskannya selama dia ada di sana,'' tulis Harper's Bazaar, dikutip dari Travel and Leisure, Rabu (7/2).

Sehingga, meskipun istri Pangeran William itu mengenakan gaun chic di bawahnya, melepaskan mantelnya ternyata merupakan tindakan yang tidak sopan dan bisa saja mengganggu pilihan pakaiannya. Bahkan jika Kate berkeringat, dia masih tidak akan melepas mantelnya karena peraturan lama tersebut.

Bagaimanapun, dia sudah terbiasa dengan protokol. Dia dan seluruh keluarga kerajaan harus mematuhi beberapa keputusan mode kerajaan yang aneh. Misalnya, Kate dan perempuan-perempuan lain dari keluarga kerajaan tidak akan pernah terlihat mengenakan cat kuku berwarna cerah, karena dianggap canggung.

Selain itu, orang-orang tidak akan pernah melihat perempuan kerajaan tanpa stoking di sebuah acara bersama Sang Ratu. Menurut Harper's Bazaar, Ratu menegaskan bahwa perempuan harus selalu tertutup, bahkan dengan stoking  tipis.

Dan mungkin yang paling terkenal, Kate, sang Ratu, dan sekarang Meghan Markle pun hampir selalu terlihat membawa tas tangan atau tas kecil. Ini bukan dari protokol kerajaan dan lebih untuk perlindungan mereka sendiri. Dengan cara ini, bangsawan tidak dipandang kasar jika mereka tidak bersalaman dengan seseorang (karena mereka perlu membawa tas mereka sebagai gantinya).

Selanjutnya, sang Ratu dilaporkan menggunakan tasnya sebagai isyarat kepada stafnya. Jika Ratu meletakkan tas tangannya di atas meja saat makan malam itu menandakan bahwa dia ingin acara tersebut berakhir dalam lima menit berikutnya. ''Namun, jika Ratu meletakkan tasnya di lantai, itu menunjukkan dia tidak menikmati percakapan dan ingin diselamatkan oleh perempuan yang sedang menunggu,'' tulis Telegraph.



BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA