Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Psikolog Unpad: Perundungan Dampak Negatif Media Sosial

Sabtu 19 Jan 2019 05:15 WIB

Red: Ani Nursalikah

Teknologi menangkal bullying di medsos

Teknologi menangkal bullying di medsos

Foto: VOA
Di media sosial, pelaku perundungan bisa menyembunyikan identitasnya.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Psikolog Universitas Padjadjaran Bandung, Indah Sundari Jayanti, mengemukakan kasus perundungan (bullying) di masyarakat merupakan dampak negatif perkembangan teknologi media sosial yang masif. "Bullying terjadi karena para pelakunya merasa lebih hebat, lebih baik, atau lebih segalanya. Dia memanfaatkan media sosial karena identitasnya bisa disembunyikan," katanya, Jumat (18/1).

Hal itu diungkapkan finalis ajang pencarian hijabers berbakat itu dalam diskusi publik Universitas Gunadarma yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma Regional Kalimalang di Auditorium J612 Kampus J6. Indah mengatakan, kasus perundungan mulai marak di media sosial sejak berkembangnya teknologi saat ini, khususnya media sosial.

"Situasi ini bisa berdampak buruk untuk pelaku maupun korban jika terus terjadi," katanya.

Dalam diskusi itu, tema yang diangkat adalah "Body Shaming, Bullying, and Self Harm in Millennial Generation" untuk memberikan edukasi kepada kalangan mahasiswa.

Para pelaku bullying, kata Indah, kurang memiliki kepekaan sosial serta minim rasa simpati dan empati sehingga cenderung menghiraukan konsekuensi akibat serta minimnya rasa tanggung jawab. "Di media sosial, pelaku lebih gampang merundung karena identitas tertutup, jauh dari korban," ujarnya.

Indah mengimbau setiap pribadi harus menjadi teman yang baik, lebih peka terhadap situasi sosial, memanfaatkan teknologi secara cerdas dan terus menjalin komunikasi dengan para tenaga ahli di bidang terkait. "Bagi korban, agar berani berbagi atau bercerita, dekati orang atau kegiatan yang berdampak positif, serta bersyukur dan mendekatkan diri kepada Tuhan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA