Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Stadion Papua Bangkit Dinilai Layak untuk Piala Dunia

Sabtu 22 Jun 2019 12:05 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Menpora Imam Nahrawi meninjau Stadion Utama Papua Bangkit, Jumat (21/6) pagi.

Menpora Imam Nahrawi meninjau Stadion Utama Papua Bangkit, Jumat (21/6) pagi.

Foto: kemenpora
Stadion Papua Bangkit tidak hanya dipersiapkan untuk PON XX.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menilai megahnya Stadion Utama Papua Bangkit layak digunakan untuk  Olimpiade 2032 dan Piala Dunia 2034. Pembangunannnya fasilitas olahraga tersebut kini telah mencapai 100 persen.

Dia mengatakan pembangunan stadion ini tidak hanya dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Oktober tahun 2020. Menpora juga menilai Stadion Utama Papua Bangkit akan menjadi ikon baru setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta.

Ia merasa gembira progres pembangunan infrastruktur olahraga untuk PON Papua telah sesuai dengan prosentase standar yang ditetapkan oleh Instruksi Presiden.

"Saya senang dan bangga atas percepatan pembangunan infrastruktur untuk PON Papua ini, Stadion Papua Bangkit ini bisa menjadi ikon baru setelah GBK karena ada beberapa standar yang yang telah berstandar dunia seperti rumputnya berstandar FIFA, lintasan atletiknya dan beberapa venue lainnya," kata Imam, usai meninjau Stadion Utama Papua Bangkit, Jumat (21/6) pagi.

Pembangunan Stadion Papua Bangkit ini juga persiapan Indonesia bila dipercaya pada multieven level dunia. "Stadion ini bisa juga dalam rangka persiapan Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 lebih-lebih setelah itu Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 yang butuh stadion berstandar FIFA," katanya.

Terkait beberapa venue PON lainnya yang belum siap Menpora tetap merasa optimis dan percayakan pembangunannya kepada Kementerian PUPR. Dia mengatakan, semua fasilitas sedang on progres pembangunan.

''Saya sangat percaya dengan kinerja Kementerian PUPR dan teman-teman provinsi ini terlebih memiliki pengalaman Asian Games lalu," tutur dia, usai meninjau Istora Papua Bangkit, Stadion Aquatik dan venue Softball di Universitas Cendrawasih.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA