Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Pengelola Museum Basoeki Abdullah Ajak Siswa Belajar Gambar

Selasa 18 Jun 2019 12:49 WIB

Red: Indira Rezkisari

Pengunjung melihat pameran komik dan ilustrasi di Museum Basoeki Abdullah, Cilandak, Jakarta, Ahad (21/1).

Pengunjung melihat pameran komik dan ilustrasi di Museum Basoeki Abdullah, Cilandak, Jakarta, Ahad (21/1).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Wisata menggambar dirancang Museum Basoeki Abdullah untuk kenalkan seni rupa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengelola Museum Basoeki Abdullah mengajak 50 siswa Sekolah Dasar dari berbagai tempat di Jakarta untuk wisata menggambar di Jakarta Aquarium pada Selasa (18/6). Kepala Museum Basoeki Abdullah Maeva Salmahdi mengatakan program tersebut merupakan kegiatan yang mengajak para pelajar untuk mempelajari seni rupa sambil berwisata.

Baca Juga

Wisata menggambar merupakan salah satu kegiatan yang dirancang museum tersebut untuk mengenalkan seni rupa kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Dalam kegiatan wisata menggambar kedua pada 2019 itu, pihak Museum Basoeki Abdullah mengambil tema "Legenda, Dongeng dan Mitos: Malin Kundang".

Sebelumnya, mereka mengajak siswa SMP untuk wisata menggambar di Ragunan sambil membuat gambar tentang Dewi Sri. "Tema Legenda, Dongeng dan Mitos kami pilih karena Basoeki Abdullah suka menggambar tentang mitos, dia juga suka menggambar laut. Maka, kali ini kami mengajak anak-anak menggambar dongeng Malin Kundang," kata Maeva.

Ia mengatakan para siswa yang ikut wisata menggambar telah melalui seleksi. "Mereka yang ikut harus punya minta dan bakat dalam melukis," kata dia.

Ketua Komunitas Pelukis Pasar Baru S Wito hadir untuk memandu anak-anak melukis. Selama kurang lebih dua jam, siswa mendapatkan materi dan mengenal tata cara menggambar yang sesuai. Serta belajar bagaimana seorang Basoeki Abdullah melukis tema legenda, dongeng, dan mitos.

Sebelum para siswa melukis, Wito menceritakan dongeng Malin Kundang kepada anak-anak. Setelah itu, anak-anak dibebaskan untuk berkreasi melukis cerita Malin Kundang sesuai imajinasi mereka.

Maeva mengharapkan kegiatan itu dapat meningkatkan apresiasi tentang teknik mudah menggambar dongeng, terkait dengan lukisan bertema legenda dari Basoeki Abdullah dan museumnya kepada generasi muda serta pelajar.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA