Tuesday, 22 Syawwal 1440 / 25 June 2019

Tuesday, 22 Syawwal 1440 / 25 June 2019

Batam Bidik Kunjungan Wisman India

Selasa 11 Jun 2019 19:30 WIB

Red: Christiyaningsih

Kawasan destinasi wisata di daerah Batam dan Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Kawasan destinasi wisata di daerah Batam dan Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Foto: Dok Kementerian Pariwisata
Wisman India dibidik untuk melanjutkan liburan dari Singapura menuju Batam.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). membidik kunjungan wisatawan mancanegara asal India. Para wisatawan itu dibidik untuk melanjutkan perjalanan liburan dari Singapura menuju Batam.

Baca Juga

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, potensi kunjungan wisman asal India relatif tinggi. Pernyataannya merujuk pada tren angka kedatangan setiap tahun yang selalu meningkat.

"Tren kunjungan wisman India dalam tiga tahun ini terus meningkat, bahkan jumlahnya hampir mengejar wisman Malaysia," kata Ardi di Batam, Selasa (11/6).

Pemkot Batam menerima kunjungan 40 orang pelaku usaha agen perjalanan asal Chennai, India, pada akhir pekan lalu. Pelaku usaha itu ingin menjajaki potensi pariwisata di Batam dan wilayah lain di Provinsi Kepulauan Riau untuk dijajakan di negara asalnya.

"Dengan kunjungan itu, kami berharap semakin banyak warga negara India yang berwisata di Batam karena yang datang kemarin adalah agen travel," kata dia.

Selama di Batam, pelaku pariwisata asal India mengunjungi Lalitha Temple di Southlink, Vihara Duta Maitreya, Jembatan Barelang, serta keliling pulau di Kepri Coral dan Jodoh-Nagoya. "Mereka juga menyantap hidangan khas India di Maharaja Restoran," tutur Ardi.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Buralimar juga menyatakan potensi kunjungan wisman asal India ke kabupaten kota di Kepri relatif tinggi. Ia mengatakan, dari 13 juta wisman yang datang ke Singapura setiap tahun, sebanyak 5 juta di antaranya adalah warga India.

Karena itu, Pemprov Kepri berharap setidaknya 20 persen pelancong asal India yang ke Singapura dapat melanjutkan perjalanannya ke berbagai daerah di Kepri. "Itu harapan kita," ujar dia.

Menurut dia, untuk mendatangkan turis asal India, beberapa hal perlu dipersiapkan, antara lain restoran India. Buralimar menyatakan, warga India punya selera makan relatif spesifik. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka membawa perlengkapan memasak sendiri jika datang berombongan. "Sedangkan, di Batam restoran India masih minim, baru ada tiga," ungkapnya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA