Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Pulau Rusa Segera Dibuka untuk Wisatawan

Rabu 13 Mar 2019 20:12 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Istana Bogor di Jawa Barat telah mengirim rusa totol ke Pulau Rusa untuk ditangkarkan. (Ilustrasi)

Istana Bogor di Jawa Barat telah mengirim rusa totol ke Pulau Rusa untuk ditangkarkan. (Ilustrasi)

Foto: Antara/Jafkhairi
Pulau Rusa akan dibuka untuk umum sekitar dua hingga tiga pekan ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARBARU -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya mengembangkan destinasi wisata alam baru. Pulau Rusa yang berada di Kawasan Taman Hutan Rakyat Sultan Adam termasu salah satunya.

Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Haris di Banjarbaru Senin mengatakan, pihaknya terus berupaya mendorong seluruh instansi pemerintahan untuk berkoordinasi dalam mengembangkan sektor wisata. Salah satunya adalah dinas kehutanan yang mempunyai lahan cukup luas untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam baru.

Kalimantan Selatan berencana melakukan pembiakan rusa tutul (Axis axis) dari istana Bogor. Satwa tersebut akan ditangkarkan di Pulau Rusa untuk melengkapi pengembangan wisata alam Tahura.

Menurut Sekda, Pulau Rusa memiliki potensi keindahan alam yang sangat menjanjikan untuk dikunjungi wisatawan. Pemerintah pun masih terus berupaya melengkapinya dengan berbagai fasilitas sehingga Pulau Rusa layak dikunjungi oleh wisatawan lokal, nasional, maupun internasional.

Beberapa pengunjung juga mengatakan, Pulau Rusa bukan hanya indah, tetapi juga sejuk dan tenang. Pulau Rusa dianggap cocok untuk warga yang menyukai keindahan alam.

Menuju Pulau Rusa juga tidak terlalu sulit. Dari dermaga Tahura, wisatawan bisa menyeberang dengan menyarter kelotok atau perahu mesin berkapasitas 20 orang dengan biaya sekitar Rp 300 ribu.

Kepala Dinas Provinsi Kalsel Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, Pulau Rusa akan dibuka untuk umum sekitar dua hingga tiga pekan ke depan. Saat ini, pihaknya sedang menuntaskan berbagai fasilitas yang diperlukan untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.

Menurut dia, beberapa hari lalu, sudah datang sekitar tujuh ekor rusa tutul dari Istana Bogor. Satwa tersebut telah berada di habituasi baru yang berada di Pulau Rusa, kawasan Tahura Sultan Adam.

"Saat ini, kami baru mendapatkan tujuh ekor rusa yang terdiri dari lima ekor betina dan dua ekor jantan dan tahun depan kami akan mengajukan agar mendapatkan kembali alokasi rusa tutul ini," katanya.

Menurut Hanif, Pulau Rusa memiliki luas sekitar 4,5 hektare. Pulau Rusa mampu menampung sekitar 100 ekor rusa.

"Saat ini baru tujuh ekor rusa, namun perkembangan hewan ini cukup cepat, seperti kambing, sehingga diharapkan dalam waktu dekat populasinya akan bertambah," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA