Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Kamu Investor Pemula? Ketahui 6 Hal Wajib Berikut Ini

Rabu 17 Apr 2019 14:38 WIB

Rep: cermati/ Red:

Kamu Investor Pemula? Ketahui 6 Hal Wajib Berikut Ini

Kamu Investor Pemula? Ketahui 6 Hal Wajib Berikut Ini

Investasi merupakan hal yang cukup penting bagi setiap investor.

Melakukan investasi merupakan hal yang cukup penting. Berinvestasi merupakan salah satu jalan untuk menata dan mencapai kehidupan finansial yang lebih baik. Berinvestasi bisa menghasilkan apabila dilakukan dengan cara yang tepat.

Ingatlah bahwa saat kamu memutuskan berinvestasi haruslah didukung dengan keberanian dan kemampuan yang cukup. Jangan memutuskan untuk melakukan investasi jika belum ada keberanian dan kemampuan yang mencukupi, karena dunia investasi sifatnya tergolong dinamis dan pergerakannya juga sangat cepat.

Bermain investasi diharuskan dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat, agar apa yang diinvestasikan dapat menghasilkan keuntungan yang berlipat. Pengetahuan dan kemampuan praktik dalam dunia investasi merupakan hal sederhana yang harus dimiliki calon investor, selain modal.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh investor yang baru memasuki dunia investasi, ini dia :

 

1. Mengenali Profil Diri Sendiri di Dunia Investasi

 Mengenal Profil Sendiri

Sebelum memulai berinvestasi, sangat penting bagi investor pemula untuk mengenali diri terlebih dahulu. Selain itu, investor pemula harus menentukan tujuan investasi dan melakukan riset. Tujuannya agar memahami berapa modal yang harus diinvestasikan dan menentukan rentang waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan investasi.

Melakukan riset juga dapat menjadi bahan pertimbangan, apakah tujuan keuanganmu dapat tercapai dengan rentang waktu yang telah ditentukan. Selain itu, juga untuk menentukan keberanian dan kekuatan dalam mengambil risiko.

2. Memulai Langkah Kecil

 Mulai dengan Langkah Mudah

Kapan investasi bisa dimulai? Sebenarnya melakukan investasi tidak perlu menunggu waktu yang tepat. Investasi bisa dimulai setelah melakukan riset dan menentukan perencanaan investasi. Investasi akan lebih baik dilakukan sedini mungkin. Jangan ditunda-tunda. Tujuannya jelas agar keuntungan jangka panjang juga segera kamu dapatkan.

Baca Juga: 6 Mitos dalam Investasi yang Tidak Boleh Kamu Percaya

3. Berpikir Realistis

 berpikir realistis

Berinvestasi haruslah realistis, apalagi jika tujuannya untuk menambah nilai aset. Investasi meskipun terdengar mudah tapi juga memiliki risiko. Semakin besar risiko maka semakin besar pula tingkat pengembalian yang didapat. Istilahnya adalah “high risk, high return”.

Terlebih di era sekarang ini, kamu harus benar-benar berpikir jika ingin berinvestasi. Jangan tertipu dengan keuntungan tinggi dan risiko yang rendah, karena hal tersebut hampir tidak ada dalam hukum investasi. Misal ada tawaran investasi dengan keuntungan 10-20 % dalam waktu yang cepat, janganlah mudah percaya. Kamu dianjurkan untuk menaruh curiga.

4. Teliti dalam Mempertimbangkan Pilihan

Mempertimbangkan Pilihan

Ada dua jalan dalam melakukan investasi. Yang pertama, menggunakan jasa manajemen investasi dalam mengelola dana investasi. Dan yang kedua, melakukan pengelolaan secara mandiri.

Kedua jalan tersebut tentunya memiliki sisi positif dan negatif. Jika menggunakan jasa manajemen, investor harus mengeluarkan biaya terlebih dahulu, namun diversifikasi dalam investasi menjadi lebih baik. Sedangkan jika memutuskan untuk mengelola sendiri, maka kamu dapat dengan bebas menentukan tujuan dan membuat keputusan sesuai dengan keinginanmu sendiri.

Manakah yang lebih baik? Kembali lagi pada kebutuhan masing-masing investor, dan juga disesuaikan dengan kemampuan modal yang kamu miliki.

5. Tidak Lalai untuk Melindungi Diri Sendiri

melindungi diri sendiri

Investor pemula wajib untuk melindungi diri sendiri. Jika investasi merupakan suatu hal yang penting, maka melindungi diri sendiri juga cukup penting. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memiliki asuransi, baik itu asuransi jiwa ataupun kesehatan serta tabungan. Hal ini digunakan sebagai dana cadangan apabila nanti investasi yang dilakukan mengalami kegagalan.

Selain itu, sebelum kamu berinvestasi, pastikan terlebih dahulu apakah sudah membuat dana cadangan untuk melakukan pembayaran terhadap tagihan-tagihan lainnya. Misalnya, tagihan kartu kredit, tagihan pendidikan, atau cicilan lainnya.

6. Jika Ragu, Wajib Bertanya

bertanya

Tidak semua produk investasi dilakukan dengan cara yang sama. Beda produk investasi seringkali beda cara menjalankannya. Bertanya dan melakukan konsultasi keuangan sangat diperlukan, agar keputusan yang diambil dapat meminimalkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Kamu bisa melakukan konsultasi keuangan dengan berdiskusi langsung bersama konsultan keuangan atau sumber-sumber lain yang terpercaya dalam memberikan informasi terkait dunia investasi. Dengan berkonsultasi, setidaknya dapat memberikan solusi mengenai permasalahan yang dihadapi.

Baca Juga: 7 Tips Investasi Ala Lo Kheng Hong, Dijamin Untung!

Pahami Dunia Investasi, Sebelum Menjadi Investor

Terlihat menakutkan di awal, itulah hal yang melekat pada investasi. Sebenarnya tidak juga. Jika dilakukan dengan cara yang benar maka investasi bisa menghasilkan keuntungan yang patut diperhitungkan. Kenali cara dan jenis-jenis investasi yang cocok dengan kondisi keuangan kamu agar bisa meminimalisir risiko di masa depan.

Baca Juga: Unit Link : Fasilitas, Keunggulan, dan Cara Kerjanya

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA