Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Pola Asuh yang Buat Bill Gates Sukses

Rabu 22 May 2019 11:56 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Bill Gates

Bill Gates

Foto: AP
Di balik kesuksesan Bill Gates ada peran pengasuhan orang tuanya yang tak biasa.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Kesuksesan dan karier cemerlang Bill Gates tidak terlepas dari pola asuh tepat dari kedua orang tuanya. Ayah serta mendiang ibunya, William Henry Gates Sr dan Mary Maxwell Gates menerapkan pengasuhan yang tidak biasa.

Pengalaman dan kebijaksanaan mereka bisa menjadi contoh baik yang menginspirasi para orang tua. Berikut sejumlah kiat jika ingin anak Anda menjadi sehebat Bill Gates, seperti diulas pada laman CNBC.

1. Tidak membatasi kebebasan anak
Bill Gates kecil sangat haus akan kebebasan dan kemerdekaan. Orang tuanya memberikan hal itu sepenuhnya. Pada usia 13 tahun, Gates menghabiskan banyak waktu di luar rumah dan mengakses teknologi tanpa batas di Universitas Washington di malam hari.

Dia pernah berkonflik dengan orang tuanya sampai sang ibunda mengirimnya ke psikolog. Usai sejumlah konsultasi dengan terapis, di usia 14 tahun Bill sepakat untuk bersikap lebih lunak kepada kedua orang tua yang selalu memberikan dukungan.

2. Tidak mengizinkannya menyerah
William dan Mary tidak pernah membiarkan Bill menyerah melakoni sesuatu yang kurang bisa dia kuasai. Dia tetap didorong mengikuti pelajaran musik, juga melakukan olahraga berenang, sepak bola, dan American football.

William mengatakan, tetap mencoba hal-hal itu membantu mengembangkan pola pikir bertumbuh serta mempelajari pentingnya kegagalan. Saat dewasa, Bill menyadari semua dorongan tersebut membuatnya tidak terpaku pada zona nyaman.

3. Tidak memaksa anak memenuhi harapan
Orang tua Bill tidak pernah berharap putra mereka menjadi miliarder. Seperti semua orang tua normal, mereka hanya berharap dia lulus kuliah. Betapa khawatirnya William saat Bill menyampaikan rencana keluar dari Harvard.

Walau sulit, dia akhirnya mendukung keputusan itu. William yakin Bill tahu apa yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan hidupnya. Dukungan itu terbukti bijaksana. Tak lama, Bill pindah ke Seattle dan fokus membangun Microsoft bersama Paul Allen.

4. Menunjukkan pentingnya komunitas
Orang tua Bill aktif terlibat berbagai kegiatan filantropi dan aksi komunitas. Hal itu juga ditularkan kepada ketiga anak mereka. Sejak kecil, mereka sudah diajarkan senang berbagi dan membantu orang lain.

Ada banyak masalah yang harus dipecahkan bersama di dunia, baik itu dukungan terhadap seseorang atau memperjuangkan keadilan bagi kelompok tertentu. Membentuk perspektif tersebut di benak anak sedini mungkin adalah hal penting.

Empat hal tersebut memang sangat bermanfaat sebagai pedoman, tetapi ada satu hal yang paling penting dibandingkan semuanya. Dalam bukunya, William Gates Sr mengatakan orang tua harus hadir dan terlibat dalam seluruh fase hidup buah hati.

"Ada satu pelajaran yang kupelajari bertahun-tahun sebagai seorang ayah, pengacara, aktivis, dan warga negara. Sangat sederhana: bahwa kita semua menjalani hidup ini bersama-sama dan membutuhkan satu sama lain," tulisnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA