Kamis, 14 Rajab 1440 / 21 Maret 2019

Kamis, 14 Rajab 1440 / 21 Maret 2019

Trik Anak Jadi Miliader Masa Depan

Senin 29 Mei 2017 12:46 WIB

Red: Esthi Maharani

Tampak seorang ibu dan anak perempuannya.

Tampak seorang ibu dan anak perempuannya.

Foto: corbis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang tua selalu menginginkan hal yang terbaik untuk anaknya. Menjadi sosok yang hidup berkecukupan, bahkan berlimpah ternyata bisa dipersiapkan orang tua untuk anaknya.

Persiapan yang dimaksud bukan orang tua itu harus berkecukupan dan berlimpah harta terlebih dahulu. Orang tua perlu cara-cara yang membangun sikap anak yang mengarahkan untuk mecapai kesuksesan.

Edgar "Injap" Sia II merupakan salah satu orang terkaya di Filipina. Dia merupakan miliarder termuda dalam daftar terkaya Forbes Asia pada tahun 2016.

Melalui buku Life Principles, pria ini mencoba membagikan tips bagaimana orang tua menyiapkan anaknya menjadi miliyader di masa depan, dikutip dari Independent, Senin (29/5).

Jadi Telada Bagi Anak

"Sebagai generasi kedua imigran, orang tua saya berjuang, tapi menanamkan pada saudara dan saya nilai kerja keras dan integritas," kata Injap.

Anak harus diperlihatkan bagaimana perjuangan orang tua dalam membangun binis mereka dari hal terkecil. Ketika itu Injab diberi tahu perjuangan orang tuanya berbisnis baru bara dan dengan hal itu dia menjadikan orang tuanya teladan untuk dia melakukan hal sendiri.

Beri Tanggung Jawab pada Anak

Anak mesti diberikan tanggung jawab untuk melakukan sesuatu yang sesuai dengan kemampuan mereka. Pekerjaan kecil yang terlihat sederhana nyatanya perlu tangung jawab besar agar bisa berjalan dan terselesaikan.

Pendiri Mang Inasal, sebuah rantai restoran makanan cepat saji di Filipina ini mengaku sejak usia delapan tahun sudah bekerja di toko kelontong orang tuanya. pekerjaannya hanya menutup plastik barang dengan lilin.

Tapi, pekerjaan kecil itu yang membuat dia menyadari jika hal yang wajar jika ingin membuat sebuah tanggung jawab sejak kecil. Sehingga ketika itu dia memutuskan tidak masalah untuk memulai bisnis.

Kerja Keras dan Usaha

"Orang tua saya tidak langsung kaya. Ketika mereka mulai membesarkan sebuah keluarga, dan bertahun-tahun kemudian, mereka harus bekerja keras untuk mendapatkan apapun yang mereka miliki," kata Injap.

Contoh tersebut yang Injap ambil untuk dia melihat etika dalam bekerja selanjutnya. Dalam membangun bisnis kerja keras sangat diperlukan, anak perlu mengetahui hal tersebut untuk memahami jika kekayaan bukan dimulai dari uang, namun, usaha.

"Kami hanya tidur sebentar pada tahun-tahun awal. Kami tidak punya banyak liburan panjang selama bertahun-tahun," kata Injab ketika mengingat masa awal merintis Mang Inasal.

Ajarkan Anak untuk Stabil dan Bisa Bertahan Hidup

Menjadi miliader tidak akan bisa berlangsung selamanya jika tidak mengetahui bagaimana cara untuk stabil. Anak mesti diberi pemahaman untuk bisa mempertahankan apa yang sudah diraih, bukan hanya berpuas diri saja.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengasah kepribadian diri, karakter, dan rasa. Anak diberikan pemahaman untuk mampu bertahan dan berdamai dengan keadaan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA