Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Keanekaragaman Kuliner Jadi Daya Tarik Wisata NTB

Kamis 14 Feb 2019 05:00 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Ayam Taliwang

Ayam Taliwang

Foto: Republika/ Yasin Habibi
Kuliner khas NTB itu kini menjadi menu pilihan di restoran berkelas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gugusan pulau-pulau eksotik menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung Nusa Tenggara Barat (NTB). Kekayaan kuliner bercita rasa tinggi yang menggugah selera juga menjadi magnet bagi wisatawan penghobi menu masakan khas.

Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa yang masing-masing memiliki potensi kuliner khas menjadi modal untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke provinsi yang juga dikenal dengan julukan 'Bumi Gora' itu.

Berikut ini beberapa kuliner yang jangan sampai Anda lewatkan ketika berkunjung ke NTB, dilansir dari Antara.

Pulau Lombok memiliki keragaman kuliner khas, seperti sate ikan khas Tanjung. Menu masakan berbahan baku ikan ini selalu diburu wisatawan yang berkunjung ke Lombok.

Daging ikan tengiri atau ikan kakap yang lembut dipadu dengan racikan bumbu cabai merah dan santal kental yang kemudian dipanggang di atas bara api tempurung kelapa akan mengeluarkan aroma yang mengundang selera. Kuliner khas Lombok Utara ini digemari wisatawan Nusantara maupun mancanegara.

Satu lagi menu masakan khas Lombok, termasuk Kabupaten Lombok Utara, yakni sayur ares. Sayur berbahan baku bagian dalam pohon pisang yang diramu dengan racikan bumbu santan dan cabai merah ini menjadi menu masakan yang maknyus. Menu masakan ini biasnya disajikan dalam acara begawe (hajatan).

Menu masakan "bebalung" (sejenis sop berbahan daging beserta tulang sapi), juga kuliner khas Lombok yang selalu diburu wisatawan. Menu masakan tersebut memiliki cita rasa tinggi yang berbeda dengan masakan sup di daerah lain.

Demikian juga Pulau Sumbawa memiliki kekayaan kuliner yang bercita rasa tinggi, sebut saja "rarit" (daging sapi atau kerbau) yang diramu dengan racikan bumbu bawang putih kemudian dijemur hingga kering di terik sinar matahari, kemudian digoreng.

Selain itu ada "singang", menu masakan khas Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat berbahan ikan laut atau ikan air tawar dan "sepat", merupakan menu masakan sederhana berupa ikan bakar yang direndam dalam air yang telah dicampur dengan racikan bumbu bawang merah, cabai, daun kemangi, kemiri, tomat bakar dan belimbing wuluh.

Seiring dengan berkembangnya pariwisata di Provinsi NTB, kuliner khas Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa itu kini tak hanya menjadi menu masakan masyarakat perdesaan atau disajikan dalam acara-acara hajatan, namun kini telah merambah ke perkotaan.

Kuliner khas NTB itu kini menjadi menu pilihan di restoran berkelas. Bahkan, berbagai jenis menu masakan tersebut kini telah merambah ke pusat perbelanjaan modern, sekelas mal.

Pusat perbelanjaan modern terbesar di Kota Mataram, seperti Lombok Episentrum Mal membuka tenan yang khusus menyuguhkan berbagai jenis kuliner khas daerah Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Untuk lebih memperkenalkan kuliner khas daerah, Kementerian Pariwisata menggelar festival kuliner Lombok Sumbawa di masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB yang terletak di jantung Kota Mataram, beberapa waktu lalu.

Kuliner menjadi salah satu potensi pariwisata Lombok Sumbawa. Bahkan banyak kuliner Lombok Sumbawa yang telah dikenal dan menjadi ciri khas, seperti Ayam Taliwang Plecing Kangkung, Singang, Sepat dan Sate Rembiga.

Panitia membagikan 3.000 kupon gratis untuk ditukarkan dengan hidangan di masing masing stand. Kupon dibagikan secara bertahap pada sesi dua dan tiga.

Antusiasme pengunjung sangat luar biasa. Bahkan banyak yang kehabisan kupon, namun kegembiraan tetap terlihat dengan banyaknya hiburan di panggung utama, di antaranya adalah rudat, hadrah dan lawak sasak.

Poin terpenting dari kegiatan festival tersebut adalah mengangkat potensi kuliner dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya ide kreatif dalam membuat hidangan.

Bintang tamu pada Festival Kuliner Lombok Sumbawa adalah Sisca Soeditomo, salah satu maestro kuliner Indonesia yang saat itu memasak tiga jenis menu, yaitu singang, bebalung dan puding kangkung.

Maestro kuliner Indonesia itu menilai kangkung Lombok sangat terkenal, kangkung bisa diolah menjadi hidangan kreatif dengan aneka rasa, seperti puding maupun ice cream. Kali ini ia mengolah kangkung menjadi puding yang lezat dan bergizi cocok untuk hidangan keluarga.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA