Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

3 Makanan Unik Nusantara Jadi Primadona Gastrofest

Kamis 13 Oct 2016 12:28 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Bubur Pedas Kalimantan

Bubur Pedas Kalimantan

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gastrofest 2017 akan menghadirkan makanan dari daerah baik yang sudah dikenal maupun yang belum. Dari sejumlah menu makanan, ada tiga makanan yang wajib Anda coba yang mungkin selama ini belum terkenal.

President Indonesian Chef Association, Henry Alexie Bloem menjelaskan akan hadir banyak masakan khas Indonesia diacara tersebut. Diantaranya adalah tiga menu berikut ini.

Ikan Dole (Sulawesi Tenggara)

Merupakan sajian khas lokal asal Buton dengan bahan dasar ikan tenggiri yang dibalut dengan kegurihan santan dan digoreng renyah dengan minyak panas sehingga mengeluarkan aroma bawang yang khas. Rasanya enak.

"Kalau di daerah lain seperti otak-otak. Namun ikan dole ini digoreng dan bentuknya segiiga seperti samosa. Ketika dimakan ikan dole ada teksturnya," ujarnya dalam peluncuran gastrofest 2017 di Jakarta, Kamis (13/10).

Udang Rambut Betara (Jambi)

Sajian lokal yang berasal dari Kabupaten Batanghari yang merupakan perpaduan berbagai macam bahan dasar khas Indonesia bercampur dengan daging udang dan dibalut dengan remahan bihun lalu digoreng sehingga menghasilkan presentasi sajian yang sangat menggugah selera. Rasanya akan lebih nikmat jika ditambah dengan saus.

"Kalau di restoran Cina, menu ini mirip dimsum. Kalau di Jambi dibakut dengan bihun, kalau Cina dibakut dengan kulit lumpia tipis," tambahnya.

Bubur Pedas (Kalimantan Barat)

Tidak hanya terkenal di Sambas, Kalimantan Barat, makanan khas suku Melayu ini juga populer di Deli, Sumatera Utara. Bubur pedas khas Sambas adalah sajian bubur penuh gizi yang dipenuhi dengan berbagai macam sayuran segar. Penyajiannya yang menggunakan taburan kelapa sangtai, ikan teri, kacang, lemon cui dan sambal, menjadikan bubur sambas sebagai salah satu menu yang diturunkan dari generasi ke generasi.

"Kalau yang ini seperti bubur manado. Hanya bedanya bubur ini ada proteinnya dari ikan teri. Untuk tingkat kepedasannya tidak terlalu pedas. Namun jika dinikmati dengan sambal baru terasa nikmatnya," ujarnya.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA