Jumat, 22 Zulhijjah 1440 / 23 Agustus 2019

Jumat, 22 Zulhijjah 1440 / 23 Agustus 2019

Berkebun Ternyata Bermanfaat Bagi Kesehatan Mental

Ahad 23 Jun 2019 16:05 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ani Nursalikah

Melania Trump saat berkebun di Gedung Putih.

Melania Trump saat berkebun di Gedung Putih.

Foto: EPA
Berkebun bisa menjadi kesempatan mempelajari sesuatu yang baru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berkebun bisa menjadi kegiatan pilihan yang disarankan bagi orang-orang yang memiliki masalah kesehatan mental. Umumnya, berada di luar rumah sangat dianjurkan bagi orang-orang dengan masalah kesehatan mental.

Mereka bisa mendapatkan sinar matahari dan berolahraga di ruangan terbuka guna melepaskan hormon endorfin. Senyawa kimia ini membuat seseorang merasa senang dan juga berfungsi untuk kekebalan tubuh.

Baca Juga

Seperti diungkapkan oleh asisten profesor klinis psikologi di University of Pennsylvania, Seth J. Gillihan, dalam episode podcast berjudul Think Act Be, dilansir dari Medical Daily, Ahad (23/6). Ia mengatakan berkebun memiliki dampak positif pada kesehatan mental.

Dalam podcast tersebut, Gillihan tampak tengah berbincang dengan Joe Lamp'l, yang merupakan pembawa acara program televisi yang memenangkan penghargaan Daytime Emmy Award, "Growing a Greener World". Program televisi ini memang dirancang membantu orang lain menumbuhkan dunia yang lebih hijau melalui berkebun, pengelolaan lingkungan, dan membangun komunitas yang sehat.

Dari obrolan yang berlangsung selama satu jam itu, Gillihan dan Lamp'l membahas manfaat utama berkebun terhadap kesejahteraan psikologis. Berikut manfaat berkebun bagi kesehatan mental.

Kesempatan untuk belajar dan bangkit dari masalah kehidupan

Menurut Lamp'l, melalui berkebun mereka dapat memahami cara belajar dan tumbuh dari suatu masalah kehidupan. Ia mengatakan, berkebun bisa menjadi kesempatan mempelajari sesuatu yang baru. Selama berkebun, mereka bisa memperbaiki kesalahan dan berusaha menganalisis alasan di baliknya. Analogi demikian, kata dia, bisa dikaitkan dengan orang-orang depresi yang terbiasa menyalahkan orang lain.

Salah satu cara menyempurnakan seni perhatian

Dalam blog yang diterbitkan oleh Psychology Today, Gillihan mengatakan ia sering merasa fokus dan nyaman di kebunnya sendiri. Lamp'l menjelaskan waktu berkebun adalah saat yang sakral baginya karena saat itulah ia mematikan semua materi yang mengganggu. Dengan demikian, aktivitas berkebun bisa meningkatkan produktivitas dan memiliki kaitan yang bermakna dengan mengurangi intensitas emosional.

Menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesenangan

Menurut Gillihan, merasakan tanah di tangannya dapat mengurangi stres karena membantu seseorang memahami keindahan alam. Ia bisa melihat tanaman yang tumbuh di bawah sinar matahari. Tentunya, ini membuat orang yang menanamnya bahagia.

Berkebun bentuk latihan fisik

Lamp'l mengungkapkan, saat ia berkebun ia bisa melakukan banyak hal yang mungkin dilakukan di kelas yoga. Ia juga berhasil mempertahankan otot tanpa sering pergi ke gym.

Karena itu, daripada berlarut-larut dalam stres dan masalah kehidupan, lebih baik mengisi waktu dengan berkebun. Selain fisik yang sehat didapat, kesehatan mental pun terjaga.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA