Selasa, 22 Syawwal 1440 / 25 Juni 2019

Selasa, 22 Syawwal 1440 / 25 Juni 2019

Segera ke Dokter Jika Baterai Kancing Tertelan oleh Si Kecil

Rabu 22 Mei 2019 02:16 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Baterai koin atau baterai kancing.

Baterai koin atau baterai kancing.

Foto: Wikimedia Commons
Baterai kancing dapat menyangkut dan mencederai kerongkongan si kecil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rasa penasaran yang tinggi kerap mendorong anak untuk melakukan beragam eksplorasi saat bermain. Namun, kegiatan bermain yang tidak disertai dengan pengawasan dapat berujung malapetaka, seperti anak tak sengaja menelan baterai dari mainannya.

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kasus anak tak sengaja menelan baterai kancing tampak semakin umum. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya kasus anak yang dilarikan ke IGD karena tak sengaja menelan baterai berbentuk bulat itu.

"Baterai kancing ada di mana-mana, baterai ini berukuran kecil dan bersinar, serta menarik bagi anak-anak," ungkap ketua peneliti Dr Racha Khalaf seperti dilansir Health24.

Ketika anak tak sengaja menelan baterai, terkadang orang tua tidak segera membawa anak mereka ke rumah sakit. Sebagian orang tua memilih untuk menunggu dan membiarkan baterai keluar secara alami melalui kotoran.

Dalam keadaan tertentu, panduan dokter memang memperbolehkan agar baterai diberi waktu untuk keluar sendiri secara alami. Misalnya, bila hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan bahwa baterai sudah bergerak masuk ke lambung dan anak tidak mengalami gejala apapun.

Akan tetapi, baterai yang tak sengaja tertelan oleh anak juga berisiko untuk tersangkut di kerongkongan. Kondisi ini berpotensi menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.

Ketika baterai bulat dan pipih ini tersangkut di kerongkongan, ia dapat dengan cepat membakar jaringan di sekitar dan menyebabkan kerusakan serius dan bahkan fatal. Bila hal ini terjadi, dokter harus bertindak untuk mengangkat baterai dari kerongkongan.

Berdasarkan penelitian terbaru ini, Khalaf dan tim juga menemukan bahwa baterai tetap bisa merusak lapisan di dalam perut meski anak tak menunjukkan gejala. Oleh karena itu, Khalaf dan tim menilai dalam kondisi apapun anak yang tak sengaja menelan baterai atau dicurigai menelan baterai, harus segera dibawa ke dokter.

Di sisi lain, tindakan untuk mengeluarkan baterai dari tubuh anak juga bukan tanpa risiko. Beberapa prosedur medis untuk mengeluarkan baterai tetap memiliki potensi risiko bagi anak.

Oleh karena itu, jauh lebih baik bila orang tua melakukan upaya pencegahan agar anak tidak menelan baterai. Salah satu hal terpenting yang perlu dilakukan adalah pastikan baterai selalu tersimpan di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak.

Saat mengganti baterai pada suatu objek, pastikan baterai lama segera dibuang dan tidak dibiarkan tergeletak di lantai. Bila mengetahui anak tak sengaja menelan baterai, orang tua perlu segera membawa anak ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan segera.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA