Rabu, 17 Ramadhan 1440 / 22 Mei 2019

Rabu, 17 Ramadhan 1440 / 22 Mei 2019

Cuaca Ekstrem Buat Penyakit Membandel

Rabu 24 Apr 2019 14:13 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Indira Rezkisari

Penyakit ekstrem bisa menyebabkan sejumlah penyakit.

Penyakit ekstrem bisa menyebabkan sejumlah penyakit.

Foto: PxHere
Cuaca ekstrem menyebabkan penyakit normal baru sembuh setelah seminggu.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Cuaca ekstrem dan tidak menentu seperti hari ini memang sulit diprediksi. Siang hari bisa panas terik lalu sore hari turun hujan lebat yang membuat tubuh rentan terkena penyakit.

Baca Juga

Kepala Bidang Pelayanan Medis Klinik Gadjah Mada Medical Center UGM, Novrida, mengatakan masyarakat memang harus meningkatkan kewaspadaan. Tujuannya sebagai antisipasi potensi penyakit yang muncul.

Ia mengingatkan, ketika cuaca ekstrem terjadi beberapa penyakit memang akan lebih sering timbul. Misalnya batuk, pilek, atau penyakit-penyakit yang lebih berat seperti ISPA.

"Bahkan, di GMC UGM terjadi peningkatan kunjungan pasien batuk dan pilek hingga 75 persen selama dua bulan terakhir," kata Novrida.

Ia menjelaskan, biasanya batuk dan pilek bisa sembuh dalam waktu 3-5 hari. Namun, dalam cuaca ekstrem penyakit bisa bertahan lebih lama dalam tubuh dengan durasi bisa lebih dari tujuh hari.

"Penyakitnya lebih membandel, dalam cuaca ekstrem ini butuh 2-3 kali kunjungan ke dokter untuk sembuh, sementara dalam kondisi biasa dalam satu kali kunjungan dokter bisa langsung sembuh," ujar Novrida.

Novrida menyebutkan, cuaca yang tidak menentu berdampak kepada daya tahan tubuh. Pasalnya, tubuh harus melakukan adaptasi dengan perbedaan suhu yang cukup signifikan.

Untuk itu, perlu usaha mengantisipasi cuaca ekstrem ini agar tubuh tidak mudah terserang penyakit. Salah satunya menjaga daya tahan tubuh dengan menjalani pola hidup sehat.

"Jaga pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna," kata Novrida.

Selain itu, perlu meningkatkan porsi asupan buah-buahan dan mengurangi makanan yang dapat merangsang munculnya batuk dan pilek. Misalnya, makanan berminyak, pedas, es dan lain-lain.

Novrida menyarankan, masyarakat mencukupi istirahat, banyak minum air putih, serta olahraga teratur. Setidaknya, 2-3 kali satu pekan minimal selama 30 menit.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA