Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

Anak Suka Air Putih Lebih Sedikit Konsumsi Minuman Manis

Rabu 24 Apr 2019 11:32 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z./ Red: Christiyaningsih

Anak minum air putih. (ilustrasi)

Anak minum air putih. (ilustrasi)

Foto: MOMSTEAM
Anak yang suka minum air putih tidak banyak minum minuman manis

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Sebuah studi menemukan hasil bahwa anak-anak atau remaja yang gemar minum air putih akan lebih sedikit mengonsumsi minuman manis. Studi itu dilakukan oleh National Health and Nutrition Examination Survey.

Baca Juga

Dilansir dari CNN, studi itu melibatkan 8.400 anak berusia 2 hingga 19 tahun yang dikumpulkan sejak 2011 hingga 2016. Dari studi tersebut, ditemukan fakta dengan tidak mengonsumsi air putih, maka seorang anak akan mengonsumsi rata-rata 93 kalori dalam sehari dan tambahan 4,5 persen dari minuman manis seperti soda dan jus.

Asisten Profesor Pennsylvania State University, Asher Rosinger, mengatakan studi ini bukan bertujuan untuk mengetahui berapa volume air putih untuk mencegah konsumsi minuman manis. “Studi ini dilakukan untuk mengetahui apakah konsumsi air putih memiliki pengaruh,” kata Asher.

Ahli diet California Natalie Muth menjelaskan anak yang minum air mungkin memiliki orang tua yang membatasi minuman manis dan sebaliknya mempromosikan makan sehat, atau anak-anak yang tidak minum air mungkin tidak memiliki akses ke air yang aman. “Saya berbicara dengan pasien saya dan keluarga mereka sepanjang waktu tentang bahaya kesehatan dari minuman manis dan keuntungan dari minum terutama air dan susu," kata Muth.

Di satu sisi, The American Heart Association merekomendasikan agar anak hanya mengonsumsi 25 gram gula dalam sehari. Dalam studi itu pun terungkap dua per tiga anak di Amerika Serikat (AS) selalu mengonsumsi segelas minuman berpemanis dalam sehari. Bahkan, 30 persen di antaranya mengonsumsi dua gelas atau lebih.

"Minuman manis adalah makanan andalan dalam banyak makanan anak-anak. Minuman itu murah, mudah ditemukan, banyak dipasarkan, dan rasanya manis sehingga anak-anak menyukainya,” kata Muth.

Karena itu, The American Heart Association pun mendorong kebijakan untuk menekan konsumsi minuman manis. Sebagai pengganti minuman manis, Muth merekomendasikan air sebagai pilihan minuman pertama mulai dari usia enam bulan. Kemudian, orang tua juga perlu membatasi akses ke minuman manis dan membuat air minum sendiri. Orang tua pun hendaknya membuat kebiasaan minum air putih jadi lebih menyenangkan misalnya dengan memasukkan buah, mint, dan perasan jeruk nipis atau lemon.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA