Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Ini Manfaat Waktu Bermain bagi Orang Dewasa

Kamis 18 Apr 2019 04:10 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Christiyaningsih

Perempuan memasak di dapur (ilustrasi).

Perempuan memasak di dapur (ilustrasi).

Foto: SheKnows
Bermain membantu mempelajari banyak hal lebih cepat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Permainan telah terbukti membantu kita mempelajari banyak hal lebih cepat daripada pembelajaran terstruktur. Karena itu, psikolog Mind Balance, Esslin Terrighena, menyarankan agar orang dewasa meluangkan waktu untuk bermain.

“Bermain juga dapat melatih otak kita jika itu melibatkan tantangan. Seperti dalam kasus catur, pelatihan ini kemudian juga bermanfaat bagi aspek-aspek lain dari kehidupan kita karena meningkatkan kemampuan kognitif kita,” ungkapnya dikutip dari South China Morning Post.

Bermain kelompok menghubungkan kita dengan orang lain. Ketika kita bersenang-senang, kita lebih tenang. Kondisi tersebut membuat kita merasa lebih nyaman membangun hubungan sosial baru dan memperkuat ikatan yang ada.

Baca Juga

Bermain juga mempertajam keterampilan sosial kita. Permainan kelompok membutuhkan komunikasi serta kolaborasi dan itu menumbuhkan rasa memiliki yang meningkatkan kesejahteraan.

Menurut Terrighena, bermain ala orang dewasa mungkin melibatkan aktivitas apa pun yang benar-benar disukai. Asalkan aktivitas tersebut sesuai dengan jadwal dan tidak membuat Anda merasa seperti menambah daftar tugas. Bermain dapat diwujudkan dengan bereksperimen dengan resep baru, membuat teka-teki, berlatih instrumen, atau belajar tembikar.

Mendaftar untuk produksi teater dan bermain kartu dengan teman adalah beberapa contoh yang bagus tapi menonton televisi tidak masuk hitungan. Ini semua menyenangkan dan melibatkan otak. Bermain ala orang dewasa adalah menciptakan sesuatu yang nyata sehingga membuat Anda merasa diberdayakan.

Dalam bukunya, Play: How it Shapes the Brain, Open the Imagination and Invigorates the Soul, penulis dan psikiater Stuart Brown menyamakan bermain dengan oksigen. Ia menulis bahwa itu ada di sekitar kita, tetapi sebagian besar berjalan tanpa disadari atau tidak dihargai sampai itu hilang.

Pendiri The National Institute for Play di Amerika Serikat ini telah menghabiskan beberapa dekade mempelajari kekuatan permainan dan perannya dalam masa kanak-kanak dan dewasa. Dia percaya bermain sama pentingnya dengan tidur dan seperti tidur, kebanyakan dari kita tidak merasa cukup.

Brown juga percaya kehidupan tanpa permainan bahkan dapat meningkatkan risiko seseorang terlibat dalam kekerasan dan kejahatan. Dengan terlibat dalam permainan, apakah itu olahraga, sesuatu yang kreatif seperti melukis atau bahkan sesuatu yang sederhana seperti tertawa, kita tidak hanya mengalami perasaan kesejahteraan yang lebih besar. Kita juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA