Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Debu Rumah Dapat Sebabkan Obesitas

Senin 01 Apr 2019 12:19 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Christiyaningsih

Interior rumah dengan model skandinavia.

Interior rumah dengan model skandinavia.

Foto: Pixabay
Endokrin dalam debu dapat memicu pertumbuhan sel lemak di tubuh manusia

REPUBLIKA.CO.ID, NORTH CAROLINA -- Jika ingin menurunkan sedikit berat badan, mungkin sudah saatnya membersihkan tempat tinggal Anda. Bahan kimia pengganggu endokrin, senyawa yang mereplikasi hormon yang secara alami di tubuh, ditemukan dalam debu rumah. Endokrin dapat memicu peningkatan pertumbuhan sel-sel lemak dalam tubuh manusia.

Para peneliti di Universitas Duke telah menemukan debu rumah mengandung bahan endokrin yang membuat berat badan bertambah. Bahan kimia ini awalnya ditemukan dalam produk rumah tangga biasa seperti deterjen, pembersih rumah tangga, cat, dan kosmetik. Bahan kimia tersebut melekat pada partikel debu melalui penggunaan harian atau mingguan.

Penelitian sebelumnya tentang sel-sel lemak yang diisolasi di laboratorium telah menunjukkan paparan bahan kimia pengganggu endokrin tertentu yang ditemukan dalam debu rumah tangga dapat menyebabkan penumpukan trigliserida atau sejenis lemak yang ditemukan dalam darah. Dilansir Science Focus Sabtu (30/1), ketika makan tubuh mengubah kalori apapun yang tidak perlu menjadi trigliserida. Trigliserida kemudian disimpan dalam sel lemak sampai hormon memicu pelepasannya untuk digunakan sebagai sumber energi.

Demikian pula penelitian hewan juga menunjukkan bahan kimia yang mengganggu endokrin dapat menyebabkan obesitas. Untuk studi terbaru ini, tim mengumpulkan hampir 200 sampel debu dari rumah di North Carolina. Mereka kemudian mengekstraksi lebih dari 100 bahan kimia berbeda dari debu di laboratorium dan menguji masing-masing sampel tersebut. Hal ini dilakukan untuk melihat kemampuan debu mengembangkan sel lemak dalam model cawan petri.

Peneliti menemukan sekitar 70 bahan kimia memiliki efek yang nyata terhadap perkembangan debu. Terlebih lagi beberapa bahan kimia hadir dalam jumlah besar dalam debu ditemukan di rumah anak-anak yang obesitas. “Ini adalah beberapa penelitian pertama yang menyelidiki antara paparan campuran kimia yang ada di lingkungan dalam ruangan dan kesehatan metabolisme anak-anak yang tinggal di rumah-rumah itu,” kata pemimpin peneliti Christopher Kassotis dari Nicholas School of the Environment University.

“Kami menemukan dua pertiga dari ekstrak debu mampu mendorong perkembangan sel lemak dan setengahnya mengangkat proliferasi sel lemak prekursor pada 100 mikrogram atau sekitar seribu kali lebih rendah daripada yang dikonsumsi anak-anak setiap hari,” ujarnya lagi. Tim sekarang berencana mempelajari lebih lanjut bahan kimia ini untuk menentukan dengan tepat mana di antara bahan -bahan tersebut yang merupakan faktor penyebab obesitas pada anak-anak.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA