Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Makanan untuk yang Mudah Lelah karena Anemia

Senin 25 Mar 2019 11:17 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Reiny Dwinanda

Perempuan yang mudah kelelahan bisa jadi mengalami anemia defisiensi zat besi. (Ilustrasi)

Perempuan yang mudah kelelahan bisa jadi mengalami anemia defisiensi zat besi. (Ilustrasi)

Foto: Boldsky
Anemia defisiensi zat besi membuat orang mudah lelah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anemia paling sering dirasakan, tetapi sering kali terabaikan. Masalah ini disebabkan oleh kekurangan zat besi yang merupakan nutrisi penting yang membantu pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Ketika zat besi tidak tercukupi, maka beberapa masalah tubuh pun ditemukan, seperti mudah kelelahan. Beberapa orang mengganggap remeh kelelahan sebab gejala umum dari melakukan suatu kegiatan.

Ketika lelah terjadi, terkadang tidak menghubungkannya dengan kondisi medis lain yang mungkin dimiliki. Padahal, ketika kurang zat besi maka lelah akan sering datang dengan segera.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pilihan makanan yang tepat akan sangat membantu. Ketika tubuh mengalami kelelahan karena kekurangan zat besi, konsumsilah makanan seperti dada ayam, daging merah, hingga sayuran berwarna hijau.

"Penting untuk memastikan Anda mengonsumsi cukup makanan kaya zat besi, terutama jika Anda berisiko atau telah didiagnosis dengan anemia kekurangan zat besi. Hanya meningkatkan konsumsi zat besi dalam makanan Anda dapat membantu transportasi oksigen yang lebih baik dalam darah Anda untuk memperbaiki kondisi ini," kata Grup Gizi New York Lisa Moskovitz, seperti dikutip dari Health24.

Di samping mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi untuk mengatasi anemia, cara lain yang bisa dilakukan meminum suplemen. Namun, tidak bisa sembarang suplemen yang bisa dipilih.

Perlu ada konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menentukan suplemen apa yang cocok. Terlebih lagi, ada beberapa suplemen yang bisa bertabrakan dengan obat-obatan lain atau memberikan efek samping yang perlu ditimbangkan.

Selain itu, zat besi bukan satu-satunya nutrisi yang memainkan peran penting dalam pembentukan dan fungsi sel darah. Pada anemia pernisiosa, tubuh tidak menyerap cukup vitamin B-12 dari saluran pencernaan sehingga produksi sel darah merah normal tidak memadai.

Anemia pernisiosa terjadi ketika tubuh kekurangan protein yang dibutuhkan untuk menyerap vitamin B-12 dari saluran pencernaan. Jika tidak ada cukup vitamin B-12, sel darah merah tidak terbentuk dengan benar, dan ini menyebabkan anemia.

Untuk itu, berkonsultasi dengan petugas medis sangat dianjurkan untuk melihat kondisi tubuh dengan anemia. Jangan sampai niat untuk tetap sehat dan terhindar dari anemia, malah memicu masalah lainnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA