Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

7 Langkah Persiapan Perjalanan Bagi Penderita Alergi

Rabu 20 Mar 2019 11:13 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Reiny Dwinanda

Orang yang mengalami alergi

Orang yang mengalami alergi

Foto: Boldsky
Penderita alergi harus bersiap agar tak kumat alerginya saat di perjalanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kambuhnya alergi dapat mengganggu kapan saja, termasuk saat melancong. Biasanya, alergi muncul saat perjalanan seiring dengan perubahan kondisi setempat.

Agar perjalanan wisata tak buyar karena tersiksa alergi, persiapkan diri untuk mencegah alergi itu timbul. Berikut ini tujuh langkah untuk antisipasi alergi dan cara menanganinya ketika dalam perjalanan, dikutip dari Health2, Rabu (20/2).

1. Periksa ke dokter
Orang dengan alergi musiman yang berencana pergi ke belahan bumi utara atau bagian dari negara di mana tingkat kelembabannya bisa memicu alergi perlu mempersiapkan diri sebelum melancong. Perubahan tekanan udara atau kualitas udara dapat memicu alergi musiman untuk yang dapat berujung pada demam atau sinusitis.

Alergi pernapasan membawa risiko menjadi infeksi yang mungkin membuat semakin sakit dalam perjalanan dan membutuhkan antibiotik. Konsultasilah dengan dokter untuk menyesuaikan perawatan atau untuk meresepkan sesuatu sebelum keberangkatan. Jika membutuhkan antihistamin, minumlah secukupnya terlebih dahulu sehingga dapat menumpuk di tubuh.

2. Persiapan obat
Sebelum berangkat, pastikan semua obat yang mungkin dibutuhkan telah dibawa. Cek juga kebijakan maskapai  tentang perjalanan dengan obat-obatan tertentu.

Miliki rencana perawatan atau antisipasi kemungkinan terjadinya anafilaksis akibat alergi makanan. Simpan semua obat dalam kemasan aslinya sehingga jelas bagi petugas keamanan untuk melakukan inspeksi di tempat check-in.

3. Bawalah bantal sendiri
Orang yang terbiasa menggunakan bantal antidebu atau tahan alergi di rumah, sebaiknya membawa bantal sendiri ketika berpergian. Sebab, tempat tidur dan bantal di penginapan sering kali bahannya dapat memicu alergi.

4. Sebelum wisata kuliner
Penderita alergi makanan sebaiknya mencari tahu semua restoran dan tempat makanan di daerah yang akan dikunjungi. Cara ini dapat membantu merencanakan wisata kuliner yang ingin dilakukan.

Untuk memastikannya, coba hubungi restoran setempat untuk mengetahui menu yang kira-kira aman bagi penderita alergi. Dengan begitu, restoran mungkin saja bisa menyiapkan alternatif atau memberikan informasi yang tepat seputar komposisi makanannya.

5. Bawa camilan
Untuk menghindari kambuhnya alergi makanan, jangan ambil risiko dengan hidangan yang disediakan maskapai penerbangan. Jika memungkinkan, coba tanyakan terlebih dahulu melalui telepon menu yang akan disajikan di udara.

Kalau makanannya tidak cocok, bawa saja bekal sendiri. Siapkan makanan ringan yang aman untuk dinikmati selama penerbangan. Sekali lagi, pemeriksa kebijakan maskapai terlebih dahulu jika  tidak yakin dengan peraturan dan ketentuan apa pun.

6. Unduh aplikasi cuaca
Aplikasi cuaca yang lengkap dan andal akan membantu merencanakan perjalanan yang aman untuk penderita alergi udara. Dengan mengetahui kondisi cuaca setempat maka akan lebih mudah untuk menebak intensitas serbuk sari di udara dan tingkat kelembapan udara. Ini akan membantu mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

7. Jangan menggunakan peralatan mandi hotel
Orang yang alergi kulit sebaiknya menggunakan peralatan mandi sendiri yang aman. Untuk bepergian, tuang saja sabun, sampo, maupun cairan pembersih wajah ke dalam botol plastik ukuran kecil untuk menghindari alergi akibat penggunaan produk-produk perawatan badan yang disediakan hotel. Sering kali, sabun, sampo, dan pelembab dari hotel sangat wangi dan tidak diformulasikan untuk kulit yang rentan alergi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA