Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Lansia Perlu Jaga Pikiran Positif

Selasa 18 Dec 2018 09:18 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Dwi Murdaningsih

Lansia. Ilustrasi

Lansia. Ilustrasi

Foto: Sciencealert
sebelum masuk masa pensiun perlu diwaspadai gelaja post power syndrome.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Usia lanjut tidak jarang menghadirkan kondisi psikologis yang baru. Karenanya, pikiran positif menjadi elemen penting yang harus dapat senantiasa dijaga demi menjaga kondisi psikologis para lansia.

Ada beberapa tanya yang timbul jelang purna kerja. Mulai kesiapan menghadapi masa pensiun, perencanaan keuangan, pengembangan minat, hobi, aktivitas sosial, belajar hal baru atau opini orang sekitar.

Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yayi Suryo Prabandari mengatakan, ada beberapa kegiatan terhenti atas pensiun. Mulai rutinitas sampai identitas.

Ia menilai, sebelum masuk masa pensiun perlu diwaspadai gelaja post power syndrome seperti kesedihan yang berkepanjangan. Ada pula rasa cemas, hampa, hilang kesenangan dan daya tarik kegiatan rutin.

Alasan Mengapa Kepala Bayi Berkeringat

Selain itu, ada gangguan tidur dan makan, cepat tersinggung, marah atau malah sering menangis. Untuk itu, Yayi menyarankan agar para lansia tidak ragu untuk beraktivitas atau sekadar ke luar rumah.

"Cari teman lama, travelling, ikut komunitas hobi atau gabung dengan perkumpulan," kata Yayi di Seminar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Senin (17/12).

Untuk itu, ia mengimbau agar para lansia tetap menjaga pikiran positifnya agar bisa mengatasi stress. Serta, lakukan beberapa hal sesuai hasrat dan minat demi mengisi masa pensiun dengan senang hati.

Senada, Kepala Geriatri RSUP Dr Sardjito, Probosuseseno menuturkan, usia lanjut perlu mempersiapkan diri dan menyadari apa yang akan terjadi di tubuh mereka. Salah satunya, menjaga kesehatan.

"Ingin sehat jarang sakit, silakan makan dan minum yang thoyib dan halal," ujar Probosuseno.

Ia mengingatkan, lansia perlu pula olah raga, menjaga lingkungan tetap bersih, meningkatkan taqwa, tidur cukup dan aktif dalam kegiatan sosial. Terlebih, usia lanjut akan dekat dengan banyak penyakit.

Ada diabetes, osteoporosis sampai tekanan darah tinggi. Pengendalian melalui penurunan berat badan, pengurangan asupan garam dan gula dan memperbanyak olah raga menjadi kegiatan penting yang harus dilakukan.

Probosuseno turut berpesan agar para lansia terus menjaga kesehatannya dengan tidak mengonsumsi minuman keras atau rokok. Serta, menjaga suasana lingkungan agar tetap kondusif.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA