Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Cara Philips Avent Menyambut Hari Ayah

Jumat 11 Nov 2016 21:52 WIB

Rep: Khoirul Azwar/ Red: Dwi Murdaningsih

Ayah dan anak bayinya

Ayah dan anak bayinya

Foto: Boldsky

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Philips Avent berkomitmen mendorong para orang tua agar dapat memberikan yang terbaik bagi buah hatinya melalui produk perawatan ibu dan anak yang inovatif, praktis dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan si buah hati. Dorongan itu semakin gencar seiring dengan peringatan Hari Ayah Nasional yang jatuh pada 12 November setiap tahunnya.

Philips Avent mengajak seluruh ayah untuk berperan dalam membantu ibu memberikan yang terbaik bagi buah hati, dimulai dengan kebutuhan pemenuhan ASI. Sebuah riset yang dikeluarkan oleh Berita Kedokteran Masyarakat tentang Peran Ayah Dalam Praktik Menyusui menunjukkan bahwa pemberian ASI secara eksklusif pada kelompok ayah yang mendukung lebih tinggi 2,25 kali dibandingkan dengan kelompok ayah yang tidak mendukung, selain itu pengetahuan dan sikap orangtua berpengaruh terhadap pemberian ASI.

Mengenai peran ayah dalam pemberian ASI, Marketing Manager Mother and Child Care, Philips Personal Health Indonesia, Ratna Kuniawati mengatakan, untuk kemudahan para ibu dan juga ayah, Philips Avent memiliki rangkaian produk perawatan ibu dan anak mulai dari menyusui hingga tahap pemberian makanan pendamping ASI (MPASI).

Breastpump Avent sangat nyaman digunakan karena bantalannya lembut dan bentuknya yang ergonomis serta ringan membantu ibu memompa ASI lebih nyaman. "Selain itu botol susunya juga dirancang menyerupai payudara dan puting ibu, sehingga dapat membantu ayah memberikan ASI kepada buah hatinya saat berjauhan dari ibu, "ujar Ratna.

Buku berjudul Womenly Art of Breastfeeding yang ditulis oleh Diane Wiessinger  juga menyebutkan bahwa ayah perlu bersama sang buah hati untuk saling mengenal dan memahami kebutuhan masing-masing. Ayah perlu memperhatikan tanda-tanda yang diberikan oleh sang buah hati saat ia siap berinteraksi. Bayi yang lapar sama sekali tidak tertarik diajak bermain. Setelah bayi kenyang menyusu, ini adalah saat yang tepat sang ayah untuk mengambil alih.

Sebuah studi lain masih terkait peran ayah menunjukkan bahwa dikalangan ibu, pendapat pasangannya sangat mempengaruhi keputusannya dalam memberikan ASI. Studi yang sama menyebutkan bahwa para ayah cenderung mendukung pasangannya untuk menyusui apabila ayah memiliki pengetahuan dan informasi yang menyeluruh tentang manfaat pemberian ASI untuk sang buah hati.

Menanggapi hasil studi itu Ratna mengatakan, ”Kami secara berkala memberikan pelatihan guna membekali para calon orang tua baru terkait pemberian ASI eksklusif, merawat bayi hingga pemberian MPASI. Kelas ini menargetkan ayah dan ibu, karena ayah memiliki peran yang krusial dalam tumbuh kembang anak,” kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA